Lawang (MTsN 3 Malang). Dalam rangka mengimplementasikan peran Forum Anak pada peran Partisipasi Anak dalam program Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA), MTsN 3 Malang mengikutsertakan peserta didiknya untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan isu terkait dengan anak di Jawa Timur.
Sebagai penyelenggara yaitu Forum Anak Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan. Ketua Forum Anak Daerah Provinsi Jawa Timur menjelaskan bahwa Dalam upaya meningkatkan pemenuhan hak dan Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan di Jawa Timur, maka Forum Anak melaksanakan Suara FAJAR 2.0, untuk menggali isu permasalahan anak yang krusial di daerah Jawa Timur, jelas Locita Widiastuti.
Ditambahkan oleh Forum Anak Provinsi Jawa Timur bahwa Suara FAJAR merupakan wadah pengumpulan aspirasi anak dan pendataan mengenai isu permasalahan anak se- Jawa Timur. Suara FAJAR dikemas dalam beberapa rangkaian yaitu Penyusunan Buku SOP (Dialog Forum Anak Jawa Timur) DIFAJAR dan Suara FAJAR, Pelaksanaan Suara FAJAR 2.0, Pelaksanaan Dialog Forum Anak Jawa Timur (DIFAJAR) dilanjutkan Dengan Suara FAJAR 3.0 menggunakan metode kuesioner melalui BOT WhatsApp U-Report Indonesia, kuisioner tersebut dipublikasikan kepada mitra kerja, dan anak Jawa Timur, kemudian hasilnya dikemas dalam bentuk PPT dan SOP.
Sementara itu, kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa salah satu keberhasilan dari program SRA yaitu pelibatan seluruh warga madrasah, yang didalamnya termasuk peserta didik, oleh karena itu sejak tahun lalu MTsN 3 Malang meluncurkan serta memiliki Forum Anak yang memiliki dua peranan penting yakni 2P (Pelopor dan Pelapor) serta PAPP (Partisipasi Anak Dalam Perencanaan Pembangunan) ungkap Hj. Warsi.
Selain itu Hj. Warsi juga menambahkan bahwa adanya Forum Anak yaitu sebagai wadah partisipasi anak untuk mendorong keterlibatan anak dalam proses pengambilan keputusan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya dan dilaksanakan atas kesadaran, pemahaman serta kemauan bersama sehingga anak dapat menikmati hasil atau mendapatkan manfaat dari keputusan tersebut, jelas kepala MTsN 3 Malang. (abft)






