Lawang (MTsN 3 Malang) – Dalam suasana penuh kekhidmatan dan semangat berbagi, MTsN 3 Malang memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Sebar Qurban, Tebar Kepedulian”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (27/05) tersebut menjadi momentum penguatan nilai spiritual, sosial, dan kepedulian lingkungan bagi seluruh warga madrasah.
Kepala MTsN 3 Malang, menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai cinta, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama. Menurutnya, semangat qurban merupakan bagian dari pendidikan hati yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. “Idul Adha bukan sekadar kegiatan penyembelihan hewan qurban, tetapi ruang pembelajaran tentang cinta, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Kami ingin murid tidak hanya memahami makna qurban secara teori, tetapi juga merasakan langsung nilai berbagi dan melayani sesama dengan sepenuh hati,” ungkap Hj. Warsi.

Hj. Warsi juga menjelaskan bahwa melalui kegiatan qurban tersebut, murid diajak memahami bahwa ibadah harus mampu menghadirkan manfaat sosial sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pendistribusian daging qurban tahun ini menggunakan besek ramah lingkungan sebagai bentuk edukasi nyata tentang pentingnya menjaga alam dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. “Melalui kegiatan ini, murid belajar bahwa ibadah juga harus menghadirkan manfaat sosial dan kepedulian lingkungan. Penggunaan besek ramah lingkungan menjadi bagian dari pembiasaan nilai ekoteologi dan budaya peduli lingkungan yang terus kami tanamkan di madrasah,” jelas Hj. Warsi.

Selain itu, Kepala MTsN 3 Malang menambahkan bahwa murid turut terlibat secara langsung dalam kegiatan qurban melalui kader madrasah, pengurus OSIS, dan DKG. Mereka membantu proses distribusi daging qurban kepada murid dan masyarakat sekitar madrasah. “Kami ingin murid tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut belajar melayani, bekerja sama, dan merasakan langsung makna berbagi kepada sesama. Ini menjadi pengalaman pendidikan karakter yang sangat penting bagi mereka,” tambah Hj. Warsi.
Sementara itu, Ahmad Sunyoto selaku ketua panitia Idul Adha 1447 H menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan gema takbir pada malam hari dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha dengan Akhmad Yusif Assyarofi selaku imam sekaligus khotib, yang diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan, murid, serta masyarakat sekitar madrasah.

Usai pelaksanaan salat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan proses penyembelihan hewan qurban. Tahun ini, panitia menerima amanah tiga ekor sapi dan dua ekor kambing, dengan satu ekor kambing disalurkan di luar madrasah sebagai bentuk sinergi dan kepedulian sosial yang lebih luas.

Daging qurban kemudian didistribusikan kepada murid, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak yang membutuhkan dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Malang berharap semangat qurban tidak berhenti pada momentum Idul Adha semata, tetapi terus tumbuh menjadi budaya berbagi, peduli, dan mencintai sesama serta lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.





