MTsN 3 Malang – Kepercayaan terhadap inovasi yang dikembangkan MTsN 3 Malang kembali mendapat pengakuan. Sebanyak 68 guru dan tenaga kependidikan MTsN 1 Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan studi tiru ke MTsN 3 Malang pada Kamis (9/7/2026) untuk mempelajari berbagai inovasi pengelolaan madrasah yang telah diterapkan. Kegiatan yang berlangsung di Mahad Putri MTsN 3 Malang tersebut menjadi ajang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat kolaborasi antarmadrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 1 Wonogiri, Kusun Dahari, S.Pd.I., M.S.I. Kunjungan diawali dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Wonogiri yang menyampaikan tujuan studi tiru sebagai upaya memperoleh inspirasi dan pengalaman nyata dalam mengembangkan tata kelola madrasah yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa MTsN 3 Malang dipilih karena dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi yang layak dijadikan rujukan. “Kami datang untuk belajar, berdiskusi, dan membawa pulang praktik-praktik baik yang dapat kami adaptasi di MTsN 1 Wonogiri. Semoga silaturahmi ini menjadi awal kolaborasi yang terus berlanjut,” ujarnya. Menurutnya, berbagi pengalaman antarsatuan pendidikan menjadi langkah strategis untuk mempercepat lahirnya budaya mutu di lingkungan madrasah.
Selanjutnya, Kepala MTsN 3 Malang, Dra. Hj. Warsi, M.Pd., menyambut hangat kedatangan rombongan dan memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa setiap inovasi yang lahir di MTsN 3 Malang berawal dari semangat kebersamaan dan komitmen seluruh warga madrasah untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik. “MTsN 3 Malang selalu terbuka untuk berbagi praktik baik. Kami percaya kemajuan madrasah tidak dibangun melalui kompetisi semata, tetapi juga kolaborasi antarmadrasah. Karena itu, kami menyambut baik kegiatan studi tiru ini sebagai ruang belajar bersama untuk saling menginspirasi dan meningkatkan kualitas madrasah,” tuturnya. Beragam inovasi tersebut lahir dari semangat kolaborasi seluruh warga madrasah serta komitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan. Paparan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing madrasah.

Setelah doa bersama, rombongan mengikuti Matsaneti Tour untuk melihat secara langsung berbagai inovasi yang menjadi ciri khas MTsN 3 Malang. Peserta mengunjungi Pojok Kependudukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), perpustakaan, Kamar Mandi Wisata, Kelas Talenta, Unit Kesehatan Madrasah (UKM), ruang Riset, hingga Kantin Msmart. Melalui kunjungan lapangan ini, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai konsep pengelolaan setiap program, tetapi juga menyaksikan implementasinya dalam mendukung pembelajaran, pelayanan peserta didik, dan penguatan budaya madrasah. Menyaksikan langsung berbagai program unggulan tersebut, Kusun Dahari mengaku memperoleh banyak inspirasi. “Kami melihat bahwa setiap inovasi di MTsN 3 Malang dibangun secara terencana dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik maupun budaya madrasah. Banyak praktik baik yang akan kami pelajari lebih lanjut dan kami sesuaikan untuk diterapkan di MTsN 1 Wonogiri,” ungkapnya.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai pertanyaan serta pertukaran pengalaman mewarnai setiap sesi kunjungan sehingga tercipta proses belajar yang saling menguatkan. Kedua madrasah sepakat bahwa inovasi akan berkembang lebih cepat melalui kolaborasi, keterbukaan, dan kemauan untuk saling berbagi praktik baik.

Kegiatan studi tiru ditutup dengan sesi diskusi dan peninjauan langsung sejumlah program unggulan MTsN 3 Malang sebagai referensi bagi pengembangan inovasi di MTsN 1 Wonogiri. Melalui kunjungan tersebut, kedua madrasah sepakat memperkuat kolaborasi dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan mutu pendidikan. Kehadiran rombongan dari Jawa Tengah sekaligus menegaskan bahwa berbagai inovasi yang dikembangkan MTsN 3 Malang telah menjadi rujukan dan inspirasi bagi madrasah di berbagai daerah.






