Lawang (MTsN 3 Malang) – Dengan suasana penuh cinta, MTsN 3 Malang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kamis (17/08). Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik, dengan Hj. Warsi, Kepala MTsN 3 Malang, bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Hj. Warsi mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan serta kesempatan dapat memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Menurutnya, upacara bendera bukanlah sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata cinta tanah air dan rasa syukur atas jasa para pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga demi Indonesia merdeka. Semangat ini selaras dengan nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya pada aspek cinta tanah air.

Lebih lanjut, Hj. Warsi menegaskan bahwa KBC harus benar-benar dihidupkan dalam keseharian seluruh warga madrasah. Melalui KBC, cinta sesama, cinta ilmu, dan cinta lingkungan dijadikan jembatan untuk sampai pada puncak cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul. Pendidikan, menurutnya, tidak cukup hanya mengembangkan aspek intelektual, tetapi juga harus membentuk karakter generasi yang bertakwa, berilmu, dan bermanfaat bagi sesama.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Warsi juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi generasi muda. Generasi yang sehat, kuat, dan cerdas hanya akan lahir dari kecukupan gizi yang baik. Ia mengingatkan bahwa 10–15 tahun ke depan, estafet tanggung jawab bangsa akan berada di pundak generasi muda. Selain gizi, peserta didik harus mempersiapkan diri dengan tiga bekal penting: kemandirian, literasi keuangan, dan digitalisasi. Bekal itu juga yang akan menuntun generasi emas madrasah untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta menjadikan pengelolaan keuangan sebagai jalan menuju puncak cinta kepada Allah dan Rasul.

Menutup amanatnya, Hj. Warsi mengajak seluruh peserta untuk menjadikan tema HUT RI ke-80 sebagai semangat bersama dalam memperkuat kontribusi nyata bagi negeri. Semangat merah putih, tegasnya, harus terus berkibar, bukan hanya di tiang bendera, melainkan juga di dada setiap warga madrasah sebagai tanda kesetiaan dan cinta yang mendalam kepada tanah air.






