Lawang (MTsN 3 Malang) – Kamis (15/08), MTsN 3 Malang mendapatkan kehormatan kunjungan dari Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Turut hadir H. Sugiyo, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim; Syahril Efendi, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Jatim; H. Sahid, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang; serta H. Sonhaji, Kasubag TU Kemenag Kabupaten Malang.

Penyambutan berlangsung secara seremonial dengan tari selamat datang oleh dua siswi MTsN 3 Malang, dilanjutkan dengan penampilan memukau dari tim singer madrasah. Suasana semakin semarak dengan atraksi keterampilan dari Dewan Kerja Galang Pramuka, yang menampilkan kekompakan dan kreativitas anggota pramuka Matsaneti. Setelah itu, rombongan berkesempatan mengunjungi stand riset dan literasi madrasah, melihat langsung karya, inovasi, dan capaian siswa dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam arahannya, Prof. Nyayu menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bukanlah sebuah mata pelajaran baru, melainkan ruh yang menghidupkan seluruh mata pelajaran yang sudah ada. “Kurikulum berbasis cinta ini menjadi ruh terhadap kurikulum yang diterapkan secara nasional. Intinya adalah pengembangan aspek sosial dan emosional, yang selama ini sering tertinggal karena kurikulum umum lebih menekankan pada aspek intelektual. Padahal, perkembangan peserta didik harus seimbang,” jelasnya.

Lebih jauh, Prof. Nyayu mengaitkan KBC dengan ajaran Islam. Ia menyampaikan bahwa inti dari Islam adalah cinta, yang bersumber dari Bismillahirrahmanirrahim, dengan kata ar-Rahman sebagai wujud cinta ilahi. “Cinta yang utama adalah cinta kepada Allah dan Rasul. Dari cinta kepada Allah dan Rasul, kita akan mencintai ilmu, sesama manusia, lingkungan, diri sendiri, serta bangsa dan negara. Inilah yang kita ingin tanamkan dalam jiwa setiap peserta didik madrasah,” tegasnya.
Sementara itu, Hj. Warsi menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga MTsN 3 Malang untuk terus menghidupkan KBC dalam setiap denyut aktivitas pendidikan, sehingga dapat membentuk peserta didik yang cerdas, santun, peduli, dan berkarakter. Kunjungan ini diharapkan semakin menguatkan komitmen seluruh warga madrasah untuk terus menjadi pelopor penerapan KBC demi terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.






