Malang – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MTsN 3 Malang memasuki hari kedua, Kamis (16/7/2026). Setelah sebelumnya diikuti oleh murid, kegiatan lanjutan ini diperuntukkan bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik) sebagai bentuk perhatian madrasah terhadap kesehatan seluruh warga sekolah.
Kegiatan yang digagas Posyandu Remaja Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MTsN 3 Malang tersebut berlangsung selama dua hari, 15–16 Juli 2026, dengan mengusung tema “Remaja Sehat, Generasi Hebat, Indonesia Emas 2045”. Program ini menjadi bagian dari upaya madrasah membangun kesadaran hidup sehat sekaligus memperkuat implementasi SSK di lingkungan pendidikan.
Pelaksanaan CKG melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas, tim UKM MTsN 3 Malang, serta kader SSK yang turut mendukung jalannya kegiatan. Pada hari kedua, guru dan tendik mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, skrining kesehatan dasar, pengukuran kondisi fisik, pemeriksaan mata, hingga cek kadar gula darah.

Melalui layanan tersebut, warga madrasah dapat mengetahui kondisi kesehatan secara lebih dini sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Pemeriksaan kesehatan ini diharapkan mampu mendorong kebiasaan hidup sehat sehingga mendukung aktivitas pendidikan yang lebih optimal.
Kader SSK MTsN 3 Malang memiliki peran penting dalam kegiatan tersebut. Mereka membantu proses registrasi, mengarahkan peserta pemeriksaan, memastikan alur pelayanan berjalan tertib, serta memberikan edukasi terkait kesehatan remaja, pencegahan stunting, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Salah satu guru MTsN 3 Malang mengapresiasi pelaksanaan CKG yang melibatkan seluruh warga madrasah. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat karena menjadi pengingat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri. “CKG ini sangat bermanfaat karena kami dapat mengetahui kondisi kesehatan secara langsung. Pemeriksaan seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih menjaga pola hidup sehat agar tetap prima dalam menjalankan tugas mendampingi murid,” ujarnya.

Kepala MTsN 3 Malang, Dra. Hj. Warsi, M.Pd., menyampaikan bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, program SSK tidak hanya berkaitan dengan edukasi kependudukan, tetapi juga membangun generasi yang sehat, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan. “Melalui Posyandu Remaja dan CKG ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang. Tidak hanya murid, seluruh warga madrasah perlu memiliki budaya hidup sehat agar tercipta lingkungan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.
Warsi menambahkan, keterlibatan kader SSK menunjukkan bahwa murid mampu mengambil peran aktif dalam mendukung program madrasah. Kolaborasi antara SSK, tenaga kesehatan, guru, dan tenaga kependidikan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan MTsN 3 Malang sebagai madrasah sehat yang siap mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.





