Lawang (MTsN 3 Malang). Momentum dalam lima tahun sekali menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi sebuah instansi, melalui visitasi akreditasi MTsN 3 Malang berbenah terutama dalam manajemen dokumen/arsip. Bertempat di aula madrasah, Rabu dan Kamis (15-16/05) bertumpuk berbagai dokumen yang merupakan kumpulan dari delapan standar nasional pendidikan sebagai validasi kepada asesor atas data yang telah di input melalui sistem informasi penilaian akreditasi (Sispena). Visitasi akreditasi dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan membahagiakan serta tidak menegangkan seperti yang dibayangkan, dalam kesempatan tersebut asesor yang bertugas dalam visitasi yaitu Titik Mukawanah dan Djuweni yang merupakan utusan dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/madrasah (BAN S/M).
Kegiatan visitasi diawali dengan penyambutan asesor melalui pembukaan dan beberapa sambutan oleh kepala madrasah dilanjutkan penjelasan awal oleh asesor sebagai penjelasan secara umum kegiatan visitasi dan diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan beserta ketua komite madrasah. Dalam sambutannya, Warsi sebagai kepala madrasah mengawali sambutannya dengan penjelasan singkat profil MTsN 3 Malang sekaligus penyampaian kondisi madrasah, selain itu Kamad menambahkan bahwa dengan jumlah lebih dari seribu stakeholder madrasah dan didukung dengan sarana maupun prasarana yang menjadi sumber daya kami, mungkin masih ada beberapa kekurangan maupun ketidak sempurnaan kami sesuai dengan standar nasional pendidikan mohon untuk dikoreksi, hal tersebut sebagai upaya kami dalam selalu meningkatkan dan memberikan pelayanan prima kepada peserta didik, ungkap Warsi.

Visitasi yang berlangsung selama dua hari tersebut dilakukan melalui kegiatan verifikasi dan klarifikasi atas isian instrumen akreditasi pada instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung (IPDIP). Titik Mukawanah menganalogikan visitasi akreditasi sebagai suatu tindakan general check up, dalam upaya pencegahan dini terhadap beberapa serangan penyakit. Asesor yang berasal dari Blitar tersebut sangat memperhatikan pada proses pendidikan yang terdapat pada MTsN 3 Malang, hal tersebut ditunjukkan dengan beberapa kali Titik meminta perangkat maupun produk dari pendidik, demi terjaminnya kualitas pendidikan dan integritas nya sebagai asesor untuk mempertanggungjawabkan hasil akreditasi nya. Selain itu Titik Mukawanah juga berkesempatan untuk observasi lapangan, salah satunya yaitu perpustakaan, dan dari tinjauannya Titik menyarankan bahwa untuk meningkatkan minat baca siswa yang minim maka perlu ditambahkan koleksi buku non pelajaran yang bisa menumbuhkan karakter religius dan sosial.

Sementara itu selain verifikasi dan klarifikasi, Djuweni yang termasuk bagian dari asesor MTsN 3 Malang juga melakukan observasi lapangan dengan melihat kondisi lingkungan madrasah sekaligus pembelajaran dalam kelas. Beberapa sarana dan prasarana yang menjadi sasaran Djuweni diantaranya adalah sarana ibadah, ruang komite, toilet, ruang kelas, lab IPA, lab komputer, perpustakaan, UKS, ruang BK, gudang, parkir kendaraan dan ruang PTSP. Dalam observasi lapangannya, Djuweni terkesan dengan adanya ruang komite madrasah yang menurutnya jarang sekolah/madrasah memperhatikan komite madrasah dengan memberikan ruangan khusus.
Bertepatan pada Kamis (16/05) kegiatan visitasi berakhir pada pukul 16.00 WIB, yang ditandai dengan kegiatan harmonisasi data dan temu akhir diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Semoga hasil dari visitasi akreditasi mendapatkan hasil yang terbaik dan kedepannya dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya pada MTsN 3 Malang. (abft)






