Lawang (MTsN 3 Malang). Bukan tanpa dasar yang kuat Kakankemenag kab. Malang menyebutkan bahwa satuan pendidikan yang terletak di ujung utara pintu masuk kabupaten Malang menjadi madrasah yang terbaik, melalui momentum kegiatan Abdan Syakuro, Rabu (29/5) H. Musta’in menjelaskan bahwa 10 peserta didik MTsN 3 Malang meraih peringkat 12 besar berdasarkan nilai ujian nasional untuk tingkat madrasah se-kabupaten Malang.
Pada sambutannya H. Musta’in mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan catatan sejarah baru perolehan prestasi ujian nasional sebuah satuan pendidikan, jarang sekali sebuah madrasah dapat merebut peringkat 10 besar secara berurutan untuk tingkat kabupaten Malang. Selain itu kakankemenag menjelaskan bahwa bukan hanya untuk ujian nasional, namun untuk ujian akhir madrasah berbasis nasional MTsN 3 Malang menyumbangkan 2 peserta didik meraih peringkat tertinggi kab. Malang. Hal tersebut menyimpulkan bahwa tidak hanya untuk mata pelajaran umum saja yang menjadi fokus prestasi MTsN 3 Malang, namun mata pelajaran agama juga mendapatkan perhatian prestasinya.
Kakankemenag menambahkan bahwa prestasi yang diraih oleh MTsN 3 Malang tidak terlepas dari tangan dingin pimpinannya, melalui kerja disiplinnya, kepala madrasah mampu memberikan prestasi baik secara kualitas maupun kuantitas. Namun demikian H. Musta’in berpesan bahwa saat ini “bintang” telah bertaburan dan telah dilepas, oleh karena itu harus ada bintang-bintang baru agar prestasi tetap dipertahankan. Pada akhir sambutannya kakankemenag mengucapkan selamat untuk para peserta didik telah mencapai titik prestasi yang membanggakan dan ucapan terimakasih kepada para wali murid yang telah menginvestasikan putra-putrinya mengikuti proses pendidikan pada MTsN 3 Malang.
Kepala MTsN 3 Malang sangat mengapresiasi perolehan nilai UNBK peserta didik, sesuai dengan roadmap yang telah kami tetapkan bahwa tahun 2018 kami fokus pada infrastruktur pendukung UNBK dan pada tahun 2019 kami berupaya untuk semangat berprestasi. Hal tersebut sebagai tanggung jawab kami kepada para pelanggan (wali murid), dalam memberikan layanan prima pada proses pendidikan yang diterima dan diikuti oleh putra-putri nya. Oleh karena itu melalui beberapa program unggulan dan didukung oleh pendidik dan tenaga kependidikan beserta sumber daya yang ada kami menjamin proses pendidikan yang diterima oleh peserta didik adalah yang terbaik, perolehan nilai UNBK saat ini juga sebagai laporan pertanggungjawaban kami secara akademik atas proses pendidikan yang terdapat pada MTsN 3 Malang.

Kepala madrasah memberikan ucapan selamat kepada Naufal Al Harits, sebagai peraih NUN tertinggi tingkat madrasah se-kabupaten Malang
Selain itu Warsi juga menjelaskan bahwa tidak hanya informasi perolehan nilai tertinggi UNBK yang menggembirakan, namun rata-rata nilai UNBK peserta didik MTsN 3 Malang mengalami peningkatan yang signifikan, secara keseluruhan mata pelajaran yang diujikan kenaikannya 4,1 poin dan apabila per mata pelajaran untuk Bahasa Indonesia kenaikannya 1,62 poin, Bahasa Inggris 3,12 poin, Matematika 6.19 poin dan IPA 5,48 poin, dari data tersebut dapat kami analisa sederhana bahwa selama 3 tahun terakhir standar kompetensi lulusan kami meningkat, hal tersebut juga merupakan hasil dari support yang sangat cukup dari komite madrasah.
Selanjutnya, Kamad juga menambahkan bahwa tingkat daya serap peserta didik dalam proses pendidikan lanjutan juga sangat membanggakan, menurut data yang kami terima bahwa lebih dari 40% peserta didik telah diterima melalui jalur prestasi pada sekolah/madrasah lanjutan unggulan dan terbaik, bahkan terdapat peserta didik yang bisa menembus kembali ketatnya persaingan seleksi Madrasah Insan Cendekia. Semoga apa yang kita upayakan merupakan yang terbaik dan mendapatkan ridhoNya, ungkap Warsi sekaligus menutup sambutan pada kegiatan Abdan Syakuro.
Panitia kegiatan Abdan Syakuro menjelaskan bahwa momen pengumuman hasil Ujian Nasional di MTsN 3 Malang dikemas dalam kegiatan Abdan Syakuro dengan makna hamba yang bersyukur, bertemakan “Senandung Alquran Penyejuk Bumi Matsaneti”, sehingga lantunan Al-Quran terdengar menggema di seluruh Bumi Matsaneti yang disulap bak pondok madani.

Peserta didik berpelukan dengan ibunya menangis bahagia setelah dinyatakan lulus dan mendapatkan nilai menggembirakan
Wardi menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan tersebut antara lain sebagai sebuah rasa syukur yang jauh dari hingar-bingar perayaan duniawi, bentuk rasa syukur diwujudkan melalui pendekatan ibadah, baik mahdla maupun ghairu mahdla, rangkaian kegiatan Abdan Syakuro yang termasuk ibadah mahdla antara lain pelaksanaan sholat wajib dan sunnah, khotmil Qur’an, maupun pentasarufan zakat profesi guru maupun karyawan MTsN 3 Malang sejumlah 33.280.000 kepada mustahiq di lingkungan madrasah. Selanjutnya yang termasuk ibadah ghairu mahdla antara lain pembagian lebih dari seribu paket buka puasa dan pembagian 110 mushaf Al-Qur’an kepada beberapa pondok pesantren, yang merupakan sumbangan dari stakeholder madrasah, ungkap ketua panitia Abdan Syakuro. (abft)






