Lawang, 17 April 2025 – MTsN 3 Malang menggelar kegiatan pengambilan rapot semester genap tahun ajaran 2024/2025 yang dirangkai dengan acara parenting bertema “Mendidik Anak dengan Metode Luqman”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Asrama Putri MTsN 3 Malang. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh para wali murid, khususnya dari kelas 7A dan 8A, serta orang tua siswa program SKS (Sistem Kredit Semester) dua tahun.
Kepala Madrasah, Dra. Warsi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yaitu sebagai ajang evaluasi hasil belajar siswa melalui pembagian rapor serta sebagai wadah edukatif bagi para orang tua untuk memahami pola pengasuhan anak yang tepat. Tema seminar kali ini adalah “Mengasuh Anak dengan Metode Luqman: Pendidikan Hikmah dan Keteladanan,” yang disampaikan oleh narasumber Bapak Ahmad.
Metode Luqman yang diangkat dalam acara parenting ini merujuk pada nasihat-nasihat bijak Luqman al-Hakim kepada anaknya yang tertulis dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Luqman ayat 12–19. Dalam sesi parenting yang dipandu oleh narasumber ustadz M. Ibnu Ahmad, S.S., M.Pd para orang tua diajak untuk memahami nilai-nilai utama seperti pentingnya tauhid, adab kepada orang tua, disiplin dalam ibadah, serta kepekaan sosial dan etika berbicara.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, namun harus melibatkan sinergi yang kuat antara orang tua dan guru. Prinsip dasar dari metode Luqman yang disampaikan meliputi pendidikan berbasis hikmah, pendidikan tauhid (keimanan), keteladanan dalam akhlak, pendidikan etika dan sosial, serta pendidikan spiritual dan praktik ibadah. Anak-anak harus di didik dengan hati dan akal, bukan sekadar dengan aturan, agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan shaleh shalehah.

Narasumber juga menekankan pentingnya kolaborasi antara rumah dan sekolah. Anak belajar pertama kali dari lingkungan utama, yaitu keluarga, dan oleh karena itu visi pendidikan antara orang tua dan guru harus selaras. Komunikasi terbuka, saling menghargai peran, serta konsistensi nilai antara rumah dan sekolah menjadi kunci kolaborasi yang efektif.
Kesimpulan dari seminar ini adalah bahwa mengasuh anak dengan metode Luqman dapat menjadi solusi dalam membentuk karakter anak yang kuat. Pendidikan harus dimulai dari rumah dengan teladan yang baik, memperhatikan aspek spiritual, dan membangun komunikasi penuh kasih sayang antara orang tua, anak, dan guru.
Orang tua peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Banyak dari mereka yang mengaku mendapatkan wawasan baru dalam mendidik anak di rumah. Setelah sesi parenting selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapot siswa oleh wali kelas masing-masing.
Dengan adanya kegiatan ini, MTsN 3 Malang berharap sinergi antara madrasah dan keluarga dapat semakin erat demi menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.






