Lawang (MTSN 3 Malang) – Tim pendamping Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bertempat di perpustakaan MTsN 3 Malang turut menjadi peserta aktif dalam kegiatan Seminar “Siap Nikah Goes to Campus” yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bekerjasama dengan BKKBN provinsi Jawa Timur melalui kanal youtube pada Rabu, 17 April 2025. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan edukatif dalam mendukung program Generasi Berencana (GenRe) dan peningkatan pemahaman remaja tentang kesiapan pernikahan.
Materi yang menjadi sorotan dalam seminar ini adalah “My Father, My Hero”, yang membahas pentingnya peran ayah dalam membentuk karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi kehidupan berumah tangga.
Materi ini disampaikan secara inspiratif dan menyentuh sisi emosional para peserta yang terdiri dari mahasiswa, termasuk dari kalangan Tim pendamping SSK MTsN 3 Malang.
Sebagai peserta, Tim pendamping SSK MTsN 3 Malang menyimak dengan antusias materi yang disampaikan, serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Keikutsertaan mereka menunjukkan semangat belajar dan kepedulian terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan ketahanan keluarga dan kesiapan remaja menuju pernikahan yang sehat dan bertanggung jawab.

“Kami sangat mendukung inisiatif UNESA dalam mengadakan seminar yang bermanfaat bagi generasi muda ini. Dalam materi ‘My Father, My Hero’ diharapkan dapat memperkaya wawasan dan menjadi bekal bagi mereka dalam merancang program-program sekolah yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keluarga,” ungkap salah satu anggota tim pendamping SSK MTsN 3 Malang.
Kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman antar generasi muda dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dalam mendukung program pemerintah terkait penurunan angka pernikahan dini.
Melalui partisipasi ini, SSK MTsN 3 Malang terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial, serta peka terhadap isu-isu kependudukan.






