Lawang (MTsN 3 Malang). Sebagai upaya menyemarakkan bulan ramadhan, MTsN 3 Malang menyelenggarakan kegiatan sebagai penguatan karakter Islam Rahmatan Lil Alamin, menuju madrasah ramah anak. Oleh karena itu selama bulan ramadhan, kegiatan pembelajaran di MTsN 3 Malang juga diarahkan kepada aktivitas untuk peningkatan keimanan, ketakwaan, pendalaman, pemahaman, dan keterampilan ibadah.
Ketua panitia kegiatan bulan ramadhan menjelaskan bahwa terdapat berbagai aktivitas peserta didik selama bulan ramadhan yang termasuk program bimbingan ibadah ramadhan dan penguatan kompetensi beragama yang terkait dengan pelaksanaan puasa, salah satunya yaitu Pesantren Ramadhan. Dilajutkan oleh Wardi bahwa dalam Pesantren Ramadhan, peserta didik akan mendapatkan materi Fiqih Puasa, Syahrul Qur’an, Zakat Fitrah dan Fidyah, Darah Wanita dalam Romadhon, Fiqih Wudhu, Shalat Fardhu, Shalat Idul Fitri & Shalat Tarawih, Berbakti kepada Orang Tua dan Guru, sampai pada materi Moderasi Beragama, jelas ketua panitia yang sekaligus wakil kepala madrasah bidang sarana dan prasarana.

Sementara itu kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa selain materi yang terkait dengan ubudiyah, birrul walidain, dan moderasi beragama, peserta didik juga mendapatkan pelatihan character building melalui Emotional Spiritual Quotient (ESQ). Pelatihan tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara MTsN 3 Malang dengan lembaga Bimbingan Belajar Air-Langga. Hj. Warsi menjelaskan bahwa konsep ESQ yang memadukan integrasi IQ, EQ, dan SQ melalui prinsip tauhid, sangat cocok untuk diberikan kepada para peserta didik. Karena, dengan kesadaran tauhid, maka emosi akan terkendali, sehingga akan timbul rasa tenang dan damai, sehingga bisikan-bisikan Ilahiah yang mengajak kepada sifat-sifat kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kreativitas, komitmen dan bisikan hati mulia lainnya akan terdengar sehingga potensi kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional bekerja dengan optimal.
Ditambahkan oleh Hj. Warsi bahwa melalui konsep ESQ yang menjadikan aspek spiritual sebagai dasar dalam pembangunan emosi, sikap sosial serta kecerdasan, yang diharapkan dapat membentuk pribadi manusia yang baik di mata manusia dan baik di hadapan sang Khalik, sehingga dapat terciptanya budaya saling menghormati dan menghargai dalam menciptakan pendidikan yang penuh dengan keramahan untuk mewujudkan madrasah yang ramah anak, ungkap kepala MTsN 3 Malang. (abft)






