Lawang (MTsN 3 Malang). Peraihan prestasi cemerlang dengan 4 Medali dalam ajang I2ASPO (Indonesia International Applied Science Project Olympiad) dan 9 Medali dalam ajang NASPO (National Applied Science Project Olympiad) yang diadakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association) membawa suasana uforia yang bahagia luar biasa.
Suka duka dalam proses penelitian, penulisan laporan penelitian, latihan presentasi, hingga proses presentasi dan tanya jawab secara online. Proses pendambingan berbulan – bulan yang dilalui siswa dalam pembimbingan berdampak sangat signifikan pada para siswa yang berhasil mempresentasikan karya penelitiannya dengan apik, berani, jelas dan lebih tepatnya diatas ekspektasi saat latihan, ungkap Adid selaku koordinator tim riset yang getol memotivasi peserta dan pembimbing untuk melakukan pendampingan intens dalam 3 minggu terakhir.
“Kalian masuk babak presentasi itu berarti sudah pemenang. Jangan berfikir lain kecuali presentasi sebaik mungkin” pesan tim pembimbing riset. Kalimat motivasi yang didengungkannya setiap saat benar-benar berdampak luar biasa. Bukan hanya volume suara yang keluar bebas, bahasa tidak lagi tekstual, percaya diri yang tinggi membuat mereka sanggup merespon pertanyaan pembantaian dari dewan juri. Bahkan sanggup mengambil alternatif cepat saat ngeblank beberapa detik hingga terselamatkan dengan argumen kontekstual sesuai yang mereka alami saat proses pembimbingan.
Tiga belas judul bertarung bersamaan dalam satu hari, 4 judul pada kancah Internasional di ajang I2ASPO dan 9 judul pada kancah Nasional di ajang NASPO.
Hanya dibedakan oleh room dan waktu presentasi membuat tim riset MTsN 3 Malang sedikit kelabakan, apalagi cuaca alam yang kurang mendukung. Bergabung melalui zoom mulai pukul 07.00 pagi dan berakhir pukul 21.30 yang dilakukan dalam dua hari cukup memeras energi.
Semuanya terbayar dengan panen prestasi pada ajang I2ASPO dengan perolehan 2 Medali Emas bidang IoT and It’s Applications, dan bidang Functional Food, serta 2 Medali Perak bidang Waste Treatment, dan bidang Entrepreneurship. Juga pada ajang NASPO dengan Perolehan 3 Medali Emas bidang Iot dan Aplikasi, bidang Penelitian Mengenai Anak Berkebutuhan Khusus, dan bidang Kewirausahaan, 4 Medali Perak bidang IoT dan Aplikasi, dan bidang Pengolahan Limbah, serta 2 Medali Perunggu bidang Pengolahan Limbah, dan bidang Kewirausahaan.
Ma’had putra putri MTsN 3 Malang menjadi sejarah perjuangan mereka dalam real proses yang membuat siswa bisa menceritakan secara natural apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka tulis dalam karya ilmiahnya.
Terima kasih tim riset MTsN 3 Malang. Prestasi tiada henti, ungkap Warsi mengapresiasi prestasi kali ini.
Prestasi selengkapnya terekap sebagai berikut :
I2ASPO
1. Development of Javanese Krama Inggil Learning Media Using Augmented Reality and Holograms at MTsN 3 Malang (Medali Emas)
2. Artificial Chicken Feed As An Effort to Imporve the Chicken Farming’s Quality in Indonesia (Medali Emas)
3. Pleurotus ostreatus Fungus Bio-Adsorbent as Agent of Heavy Metal Pb Bioremediation in Industrial Waste (Medali Perak)
4. Mosque-based microfinance institutions in an effort to free the public from online loans and titil bank (Medali Perak)
NASPO
1. “Aution” Autism Animation: Kartu Animasi Digital sebagai Alternatif Terapi PECS (Medali Emas)
2. Bina Usaha Mandiri di MTsN 3 Malang sebagai upaya pemulihan perekonomian masyarakat terdampak covid-19 (Medali Emas)
3. Pelestarian Bahasa Lokal “Malangan” melalui Dubbing Anime Berbasis Aplikasi Android (Medali Ems)
4. Ekstraksi Bunga Telang dan Bunga Melati sebagai Facemist Penangkal Radikal Bebas (Medali Perak)
5. Inovasi Pengembangan Pupuk Organik Cair dari Limbah Teh untuk Mewujudkan Sustainable Agriculture di Indonesia (Medali Perak)
6. Potensi Avifauna Lokal sebagai Wisata Bird Watching Pasca Pandemi di Kebun Teh Wonosari, Kabupaten Malang (Medai Perak)
7. Potensi Variasi Hidromakrofita Sebagai Agen Fitoremediasi Irigasi Tercemar Sampah di Kabupaten Malang (Medali Perak)
8. Potensi “VERMIFER” dengan Tema Agricultural Education untuk Peningkatan Nilai Jual Pupuk Organik di Masyarakat (Medali Perunggu)
9. Eco Farm : Pupuk Organik Limbah Kulit Bawang Untuk Meningkatkan Hasil Agrikultur dan Ketahanan Pangan Indonesia (Medali Perunggu)






