Lawang (MTsN 3 Malang) – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Unit Pengumpul Zakat MTsN 3 Malang resmi mengikuti kegiatan Madrasah Amil dan prosesi Bai’at Amil Syar’i. Kegiatan yang bertempat di Kantor Bersama MWC NU Kecamatan Lawang ini menjadi bagian dari pembinaan dan standarisasi pengelolaan zakat di lingkungan lembaga pendidikan agar sesuai regulasi serta tuntunan syariat Islam. Melalui pendampingan langsung dari BAZNAS, tata kelola zakat madrasah diarahkan agar semakin profesional, akuntabel, dan memiliki legitimasi yang kuat.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber kompeten, KH. Khoirul Hafidz Fanani, selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Malang. Dalam materinya, beliau menegaskan bahwa menjadi amil zakat bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan amanah agama yang memiliki tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya legalitas lembaga amil agar proses penghimpunan dan pendistribusian zakat memiliki dasar hukum yang kuat, baik secara regulasi negara maupun secara fikih.
“Seorang amil harus memiliki niat yang mantap dan kompetensi yang mumpuni. Tanpa bai’at dan legalitas yang jelas, status pengelolaan zakat bisa menjadi syubhat (diragukan). Dengan prosesi ini, kita memastikan setiap butir beras yang dikelola menjadi berkah,” ujar KH. Khoirul Hafidz di hadapan para peserta.

Ihsanul Huda selaku koordinator Unit Pengelola Zakat, menjelaskan bahwa keikutsertaan panitia zakat MTsN 3 Malang dalam kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi aspek syar’i melalui bai’at resmi sebagai amil yang sah, memperkuat kapasitas pengelolaan zakat termasuk teknik penghitungan zakat fitrah yang terbaru, serta menyiapkan standarisasi layanan unit pengumpul zakat di lingkungan madrasah.
Sementara itu, Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi sekaligus memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan dan terpercaya. Dengan adanya pembekalan dari BAZNAS, diharapkan masyarakat, khususnya wali murid, semakin percaya untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui amil zakat madrasah.
Acara ditutup dengan prosesi bai’at yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta, termasuk perwakilan dari MTsN 3 Malang, mengikrarkan kesediaannya untuk menjalankan tugas sebagai amil dengan jujur, adil, profesional, dan penuh tanggung jawab. Momentum ini menjadi penguat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan zakat yang amanah dan membawa keberkahan bagi seluruh warga madrasah.






