Lawang (MTsN 3 Malang) – MTsN 3 Malang mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Malang pada Rabu (29/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mewujudkan satuan pendidikan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Siti Mariam sebagai narasumber utama yang memaparkan secara komprehensif mengenai konsep dasar, mekanisme penilaian, serta tahapan yang harus dilalui oleh sekolah untuk menjadi Sekolah Adiwiyata. Ia menjelaskan bahwa sekolah Adiwiyata bukan sekadar sekolah yang bersih dan hijau, tetapi juga lembaga pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan dalam setiap aktivitas belajar mengajar. “Sekolah harus memiliki sistem yang mendukung terciptanya budaya ramah lingkungan melalui kolaborasi antara siswa, guru, dan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Dalam paparannya, Siti Mariam menekankan beberapa tahapan penting yang harus dilaksanakan oleh sekolah dalam proses menuju Adiwiyata, yaitu pembentukan Tim Adiwiyata Sekolah, penyusunan kajian kondisi lingkungan sekolah, pembuatan rencana aksi lingkungan, pelaksanaan program, serta kegiatan monitoring dan evaluasi secara rutin. Selain itu, penilaian Adiwiyata dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, dengan indikator yang menilai partisipasi aktif seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan hidup.

Kepala MTsN 3 Malang, menyampaikan dukungannya terhadap implementasi program Adiwiyata di madrasah. “Program Adiwiyata ini sangat sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya cinta lingkungan atau hubbul bi’ah. Melalui kegiatan ini, kita membentuk karakter murid yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran ekologis yang tinggi,” tutur Hj. Warsi.
Hj. Warsi melanjutkan bahwa MTsN 3 Malang menyambut baik kegiatan ini dan siap berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan program Adiwiyata dengan penuh semangat. “Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah membentuk Tim Adiwiyata sebagai garda depan dalam memahami dan mengimplementasikan konsep Adiwiyata secara menyeluruh di lingkungan madrasah. Program ini tidak akan berdiri sendiri, tetapi akan kami integrasikan sebagai bagian dari ekosistem program madrasah lainnya seperti Go Green, Madrasah Sehat, Madrasah Ramah Anak, dan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan kolaborasi tersebut, kami berharap MTsN 3 Malang dapat tumbuh menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam mencintai dan menjaga bumi sebagai amanah Allah SWT,” tutur kepala MTsN 3 Malang penuh optimisme.






