Lawang (MTsN 3 Malang) – Bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan 1447 H, civitas akademika MTsN 3 Malang menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan tasyakuran Gedung PHTC (Putra/Putri Hafidz Training Center), Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan serta perwakilan murid dari Ma’had Islam Riyadhatul Uqul (MISRIU) MTsN 3 Malang. Pada kesempatan tersebut hadir sebagai penceramah KH. Imam Ma’ruf dari Malang yang menyampaikan mauidzah hasanah kepada seluruh peserta yang hadir.
Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat Nabi yang dilantunkan oleh Tim Banjari Santri Putra Ma’had Islam Riyadhatul Uqul (MISRIU) MTsN 3 Malang, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana. Nuansa religius dan kebersamaan terasa kuat dalam kegiatan yang menjadi momentum spiritual bagi seluruh warga madrasah tersebut.
Memasuki acara inti, Kepala MTsN 3 Malang, mengawali sambutannya dengan membacakan cuplikan doa khotmil Qur’an: “Allaahummarhamna bil Qur’an, waj’alhu lana imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah.” Yang berarti, “Ya Allah rahmatilah kami dengan Al-Qur’an, jadikanlah Al-Qur’an sebagai imam, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagi kami.” Hj. Warsi menyampaikan harapannya agar momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi salah satu indikasi terkabulnya doa tersebut.

Hj. Warsi menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk kembali merenungi fungsi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra’ ayat 9 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an memberikan petunjuk menuju jalan yang paling lurus serta kabar gembira bagi orang-orang beriman yang beramal saleh. Menurutnya, siapa pun yang menjadikan Al-Qur’an sebagai imam dan sahabat dalam kehidupannya akan dibimbing menuju jalan yang benar. Al-Qur’an merupakan sumber kemuliaan; segala sesuatu yang bersentuhan dengannya akan ikut dimuliakan. Nabi Muhammad SAW menjadi manusia paling mulia karena menerima Al-Qur’an, dan bulan Ramadan menjadi bulan paling utama karena di dalamnya Al-Qur’an diturunkan.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Warsi juga menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh stakeholder MTsN 3 Malang, termasuk para santri putra dan putri Ma’had MISRIU yang telah memberikan dukungan luar biasa sehingga pembangunan Gedung PHTC dapat terwujud. Ia menegaskan bahwa keberadaan gedung PHTC merupakan amanah sekaligus sarana strategis untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki adab dan akhlak yang mulia.
Sementara itu, dalam mauidzah hasanahnya, KH. Imam Ma’ruf menyampaikan pesan mendalam mengenai keutamaan berkhidmat kepada Al-Qur’an dengan merujuk pada sebuah hadis qudsi yang tercantum dalam kitab At-Tibyan. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa seseorang yang disibukkan dengan membaca dan mendalami Al-Qur’an hingga tidak sempat memohon kebutuhan pribadinya kepada Allah, maka Allah akan memberikan kepadanya pahala dan karunia yang lebih utama daripada mereka yang sekadar meminta melalui doa. Pesan ini menunjukkan bahwa ketika seseorang telah menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat hidupnya, maka ia tidak perlu merasa risau dengan urusan dunia yang berlebihan. Cukup memuliakan dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan, maka Allah akan menata jalan hidupnya dengan cara yang terbaik.

KH. Imam Ma’ruf juga menjelaskan bahwa kemuliaan Al-Qur’an tercermin dari kemuliaan semua yang berkaitan dengannya. Nabi Muhammad SAW dimuliakan karena menerima Al-Qur’an, Malaikat Jibril dimuliakan karena membawanya, dan bulan Ramadan serta malam Lailatul Qadar menjadi waktu yang paling suci karena menjadi momentum turunnya Al-Qur’an.
Oleh karena itu, beliau berpesan kepada seluruh santri dan murid MTsN 3 Malang untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Ia juga menegaskan pentingnya menempatkan adab dan akhlak di atas ilmu, karena adab merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu serta menjadi keindahan budi pekerti yang akan mengantarkan seseorang menuju kemuliaan.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an dan tasyakuran Gedung PHTC ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat semangat warga MTsN 3 Malang untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qur’ani.






