Lawang (MTsN 3 Malang). Covid 19 atau dikenal dengan virus corona telah menjadi pandemi yang telah menyebar ke beberapa negara dan benua, daridata yang didapatkan dari laman covid19.go.id pada selasa (7/4) terdapat 2.738 positif corona, sedangkan pada pemprov Jatim melalui infocovid19.jatimprov.go.id menyebutkan bahwa 189 orang dinyatakan positif, namun berita yang mengembirakan yaitu jumlah pasien yang sembuh lebih unggul atau lebih besar dibandingkan pasien yang meninggal dunia, yaitu pasien yang dinyatakan sembuh 42 orang dan yang telah meninggal dunia hanya 14 orang.
Menyikapi fenomena pandemi corona tersebut lebih khususnya di jawa timur maka MTsN 3 Malang merasa perlunya berperan aktif mengahadapi pandemi tersebut, melalui gerakan yang di koordinir Kementerian Agama Jawa Timur yaitu GEMPI (Gerakan Madrasah Peduli) Covid 19 MTsN 3 Malang berpartisipasi aktif bergotong royong dalam pencegahan Covid 19. Bertempat digedung negara Grahadi, Jumat (3/4), MTsN 3 Malang diwakili oleh Warsi yang mendampingi beberapa unsur pimpinan Kemenag Jatim, antara lain yaitu Ahmad Zayadi selaku Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. Penyerahan bantuan handsanitizer ke pemerintah Provinsi Jawa Timur dilakukan langsung oleh Ahmad Zayadi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi menjelaskan, melalui Gerakan Madrasah Peduli Covid 19 ini, diharapkannya bahwa Madrasah tidak hanya bersih, tidak hanya sehat, tetapi juga menunjukkan rasa kepedulian terhadap sesama. “Madrasah peduli dengan apa pun yang sedang melanda di masyarakat kita. Ini bagian dari Dharma Bakti Madrasah pada masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menerima secara langsung bantuan dari Kanwil Kemenag Jatim tersebut. Menurutnya, APD, masker dan handsanitizer ini adalah bentuk kreativitas dan inovasi dari Madrasah yang ada di Jatim. Selain itu Khofifah meminta, Kementerian Agama untuk memberikan doanya yang lebih Istiqomah. Bahkan meminta seluruh umat beragama juga berdoa, mengetuk pintu langit. “Mudah-mudahan covid 19 badai ini cepat berlalu,” harapnya. Satu hal adalah bahwa kita bergotong royong bersama-sama melawan covid, tegasnya.
Warsi, selaku kepala MTsN 3 Malang menambahkan bahwa adanya GEMPI tersebut adalah bentuk keprihatinan perwakilan madrasah di jatim dalam menyikapi pandemi virus corona, melalui GEMPI Covid 19 setidaknya sementara telah berhasil terkumpul antara lain handsanitizer sebanyak 405 liter, kemudian 10 ribu lembar masker, 250 APD, dan menyusul 5 bilik aseptik. Melalui beberapa item bantuan tersebut harapan kami dapat membantu Pemprov Jatim dalam menanggulangi dan pencegahan penularan Covid 19 dan mengakhiri pandemi tersebut, ungkapnya. (abft)






