Lawang (MTsN 3 Malang) – MTsN 3 Malang menerima kunjungan studi tiru dari MTsN 6 Sleman pada Selasa (16/12). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka berbagi praktik baik dan inovasi pengembangan madrasah. Rombongan yang berjumlah sekitar 50 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 6 Sleman, Jazim Kholis, didampingi Kepala Tata Usaha beserta para Wakil Kepala Madrasah. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala MTsN 3 Malang beserta jajaran pimpinan madrasah.
Dalam sambutannya, Jazim Kholis menjelaskan bahwa MTsN 3 Malang dipilih sebagai lokasi studi tiru karena reputasinya yang kuat, tidak hanya dalam capaian prestasi peserta didik, tetapi juga dalam inovasi pengelolaan dan pengembangan madrasah. “Kami banyak mendengar tentang MTsN 3 Malang, baik prestasi akademik maupun nonakademik, serta inovasi-inovasi yang dilakukan dalam membangun madrasah. Hal inilah yang mendorong kami untuk belajar langsung dan melihat praktik baik yang telah dijalankan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jazim Kholis menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh MTsN 3 Malang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam kunjungan tersebut terdapat kekurangan. “Kami merasa sangat berkesan dengan sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Semoga silaturahmi ini membawa manfaat dan menjadi awal kerja sama yang baik antar madrasah. Kami mohon maaf apabila dalam kunjungan ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini menjadi ruang berbagi dan saling menguatkan antar madrasah. “Nanti kita akan sharing berbagai inovasi madrasah, mulai dari strategi branding madrasah, langkah-langkah pengembangan lembaga, hingga bagaimana membangun madrasah dengan cara yang anti-mainstream—menjadi yang pertama (the first), menjadi berbeda (the different), dan berorientasi pada keunggulan (excellent),” jelasnya.

Hj. Warsi menegaskan bahwa pengembangan madrasah tidak harus saling bersaing secara tidak sehat, melainkan saling menginspirasi dan menguatkan. “Allah SWT menciptakan langit yang sangat luas, dan di dalamnya ada banyak bintang yang bersinar dengan cahayanya masing-masing. Begitu pula madrasah, kita tidak perlu saling meredupkan, tetapi saling bersinar dan menerangi. Setiap madrasah memiliki potensi dan keunggulan yang bisa dikembangkan sesuai karakter dan kekhasannya,” ungkap Hj. Warsi penuh makna.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara MTsN 3 Malang dan MTsN 6 Sleman dalam mengembangkan inovasi, memperkuat mutu layanan pendidikan, serta bersama-sama membangun madrasah yang adaptif, berprestasi, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.






