Lawang (MTsN 3 Malang) – Kamis, 18 mei 2025 di pojok kependudukan MTsN 3 Malang kader dan tim SSK MTsN 3 Malang mengikuti sosialisasi keamanan pangan PJAS 2024 yang diadakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di surabaya dalam rangka pelaksanaan program prioritas nasional intervensi keamanan pangan jajanan anak usia sekolah (PJAS) tahun 20024 dan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi keamanan pangan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut ada beberapa narasumber yang menyampaikan materi terkait materi keamanan pangan. Kiat mengenal dan memilih pangan aman yang disampaikan oleh bu rini Dalam materi tersebut menjelaskan badan perencanaan pembangunan nasional memperkirakan bonus demografi indonesia jumlahnya mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 297 juta jiwa pada tahun 2003 – 2004. Saat ini kondisi anak anak masih mengalami gizi ganda (triple burden) yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi dan kekurangan zat gizi mikro (micronutrient deficiency) permasalahan pertama adalah kekurangan gizi yaitu stunting berdasarkan hasil survei status gizi (SSGI) prevalensi stunting di indonesia 21,6 % di 2022, permasalahan kedua kelebihan gizi laporan ikatan dokter anak indonesia (IDAI) prevalensi kasus diabetes pada januari 2023 adalah 2 per 100.000 jiwa. Salah satunya karena pola makan dan aktivitas anak seperti minuman kekinian. Permasalahan ketiga adalah defisiensi mikronutrien melibatkan kekurangan vitamin dan mineral penting yang diperlukan tubuh untuk fungsi yang optimal. Keamanan pangan untuk mencegah triple burden karen keamanan pangan merupakan prasyarat untuk memperoleh pangan bergizi. Hanya ketika pasangan sudah aman barulah pangan tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi, membantu orang dewasa untuk hidup sehat dan aktif serta anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Bu rini menjelaskan mengenai apa itu pangan, pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati berupa hasil kehutanan, hasil pertanian, hasil perikanan, hasil perkebunan dan hasil peternakan jenis panganan jajanan berupa makanan cemilan, minuman, buah buahan dan makanan sepinggan.

Kunci memilih panganan uang aman pertama kenali pangan aman kedua beli penganan yang aman tiga baca label dengan seksama empat jaga kebersihan lima catat/laporkan apa yang ditemui. Panganan yang aman adalah terbebas dari bahaya kimia, formalin, boraks, pewarna tekstil itu merupakan panganan yang menyebabkan gizi terganggu. Oleh karena itu masyarakat atau anak anak sekalian diharapkan menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih makanan dalam memilih makanan yang berkualitas konsumen harus memperhatikan kemasan fisik, label, kenali izin edar, dan kadaluarsa masing masing makanan yang akan kita makan. Langkah langkah agar masyarakat terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan diharapkan masyarakat atau adik adik semua agar menjaga kebersihan baik lingkungan maupun kesehatan jasmani dari mencuci tangan yang benar hingga cerdas dalam memilih makanan.
Materi selanjutnya disampaikan oleh bu retno tentang nutrisi seimbang untuk sumber daya manusia dalam materi tersebut menjelaskan hidup sehat adalah pilihan pertama sakit umur panjang kedua sakit umur pendek ketiga sehat umur pendek dan yang terlahir sehat umur panjang untuk menjalankan hidup sehat yakni prinsip 3 J jenis, jumlah, jadwal. Menerapkan prinsip sehat diperlukan pola gizi seimbang berupa menganjurkan makanan bervariasi, mengatur porsi/jumlah yang perlu dikonsumsi, menjamin status gizi yang baik , susu bukan penyempurna, melainkan jenis pangan sumber protein hewani. Perlunya mengkonsumsi berbagai jenis makanan yakni pandangan yang beragam membantu memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh meliputi sumber karbohidrat, sumber protein hewani dan lemak, sumber protein nabati, sumber sayur, sumber buah-buahan.
Diakhir materi bu retno menjelaskan mengenai informasi nilai gizi, pembagian waktu makan, manfaat sarapan pagi, cerdas memilih cemilan dan melakukan aktifitas fisik berupa olahraga yang teratur.






