Lawang (MTsN 3 Malang). Dengan mengundang para wali murid, perayaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin, dilaksanakan secara sederhana namun sangat meriah. Bahkan para wali murid pun sangat antusias dan berharap kegiatan tersebut rutin diselenggarakan, “Harapan orang tua siswa ada perayaan lagi yang lebih meriah dengan mengundang orang tua kembali agar mengetahui perkembangan anak-anaknya dan melatih kepercayaan diri mereka”, ujar salah satu dari wali murid kelas 7K.
Kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, yang bertakwa, berakhlak mulia, serta moderat dalam beragama. Hj. Warsi menambahkan bahwa perayaan pagi ini mengambil proyek “Hidup Berkelanjutan” dan dengan tema aku cinta bersih yang merupakan proyek kedua, setelah proyek demokrasi Pancasila yang dilaksanakan pada bulan Agustus kemarin, tandas Kepala MTsN 3 Malang.

Dengan pengambilan proyek tersebut, Hj. Warsi berharap “Peserta didik menyadari adanya generasi masa lalu dan masa yang akan datang, dampak aktivitas manusia baik jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kelangsungan kehidupan, yang akan berdampak pada peserta didik membangun kesadaran untuk bersikap dan berprilaku ramah lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di sekitarnya, serta mengembangkan kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya, jelas kepala MTsN 3 malang
Senada dengan kepala MTsN 3 Malang, Indah Afifah menjelaskan bahwa dengan memahami materi “Hidup Berkelanjutan”, peserta didik memerankan diri sebagai khalifah di bumi yang berkewajiban menjaga kelestarian bumi untuk kehidupan umat manusia dan generasi penerus,ungkap wakil kepala bidang akademik.
Dilanjutkan oleh Indah Afifah bahwa dengan pengimplementasian kurikulum merdeka, madrasah harus menyediakan tambahan waktu 20-30% (dua puluh sampai dengan tiga puluh persen) dari total jam pelajaran selama 1 (satu) tahun untuk kegiatan projek penguatan profil, dengan alokasi 1-2 jam pelajaran di akhir hari, khusus untuk mengerjakan projek profil, yang digunakan untuk eksplorasi lingkungan di sekitar sebelum peserta didik pulang, ungkap wakil kepala bidang akademik. (abft)






