Sebuah kebanggaan salah satu guru Bahasa Indonesia MTsN 3 Malang, Ahmad Wahani Adid mendapatkan undangan sebagai pemateri Webinar. Kegiatan webinar dilaksanakan pada hari selasa 6 Oktober 2020. Webinar Series#15 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Nahdlatul Ulama bertema “Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Pendidik dan Calon Pendidik di Era Normal Baru”. Dalam kegiatan webinar tersebut Guru yang biasa disapa Pak Adid Berkolaborasi dengan Bapak Agus Hermawan, M.Pd. yang menjabat sebagai Kaprodi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Nahdlatul Ulama. Peserta yang berpartisispasi dalam kegiatan tersebut dari berbagai kalangan yakni dosen, mahasiswa, dan guru bahkan bukan guru mapel Bahasa Indonesia.
Ahmad Wahani Adid sebagai pemateri pertama, mengungkapkan rasa terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh panitia, selain itu Adid juga berterimakasih untuk dorongan dari pimpinan instansi khususnya Kepala MTsN 3 Malang, yang tidak pernah berhenti dalam memotivasi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk selalu produktif di masa pandemi saat ini. Selanjutnya dalam paparannya Adid menjelaskan perlu adanya strategi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan pembelajaran terutama bahasa Indonesia pada saat pandemi covid 19 bukanlah sebagai hambatan, akan tetapi sebuah tantangan bagi. Jika sebuah tantangan dalam pikiran akan terpancing ide-ide, kreativitas, inovasi dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut yang akan dijadikan strategi dalam kegiatan pembelajaran.

Selain itu, dalam pemaparan materinya memang banyak sekali kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19 karena tidak bertatap muka secara langsung dengan peserta didik. Maka dari itu, ada sejumlah strategi pembelajaran yang ditawarkan yang didesain dengan pembelajaran berbasis aktivitas, proyek, dan masalah. Pembelajaran tersebut dikaitkan dengan pandemi Covid-19 agar siswa merasakan pembelajaran yang bermakna. Dengan pembelajaran yang bermakna siswa merasa ada nilai kebermanfaatan yang dirasakan untuk kehidupan sehari-hari. Selain, metode pembelajaran juga ada media pembelajaran berbasis digital yang dapat membantu kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia.
“Strategi pembelajaran bahasa Indonesia di Era Normal Baru, selain daring juga perlu adanya kegiatan pembelajaran luring yang tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan pembelajaran kombinasi antara daring dan luring yang disebut sebagai blended learning disesuaikan dengan sekolah yang dipengaruhi oleh faktor, kesulitan membuat konten e-learning yang menarik, mempunyai masalah kapasitas SDM pengajar, keterbatasan waktu, literasi teknologi,koneksi internet, dan biaya penyelengaraan pendidikan.”Ujar Wahani Adid, dalam penutup materinya. Add






