Lawang (MTsN 3 Malang). Dalam rangka Program Asistensi Mengajar, Selasa (14/03) di gedung aula ma’had putri, MTsN 3 Malang kedatangan mahasiswa serta dosen pembimbing UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dimulai pada 13 Maret dan berakhir pada Juni 2023, Program Asistensi Mengajar ini merupakan bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan mahasiswa secara kolaboratif di bawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing.
Arini Mayan Fa’ari selaku dosen pembimbing mengucapkan mewakili fakultas kami mengucapkan terima kasih, telah menerima dan memberi kesempatan untuk yang kesekian kalinya, mahasiswa-mahasiswi UIN Maliki Malang dapat mengikuti program Asistensi Mengajar, yang sebelumnya Program Pengalaman Lapangan (PPL), ucap Arini Mayan Fa’ari.
Ditambahkan oleh Arini Mayan Fa’ari bahwa saat ini kami mengantarkan 12 mahasiswa-mahasiswi lintas prodi, diantaranya yaitu Pendidikan Agama Islam, Bahasa Arab, IPS, Matematika, dan Bahasa Inggris. Kami berharap mohon bimbingannya dan bila perlu diberikan sentuhan khusus, karena mereka semua termasuk mahasiswa era pandemi yang mulai awal masuk mengikuti perkulihan online, melalui Asistensi Mengajar ini bisa jadi akan meningkatkan kemampuan dan pengalaman mereka, karena kami mengetahui bahwa MTsN 3 Malang merupakan satuan pendidikan yang menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan lain, bahkan salah satu mahasiswa asistensi saat ini merupakan alumni dan termasuk mahasiswa pintar yang juga penghafal Qur’an, jelas Arini Mayan Fa’ari.

Sementara itu, kepala MTsN 3 Malang mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang kepada dosen pembimbing serta seluruh mahasiswa asistensi mengajar, inilah madrasah kami dan silahkan kalian menjadikan MTsN 3 Malang untuk menjadi ladang kebermanfaatan, kalian bisa mengambil peran atau bagian dari beberapa program yang ada, salah satunya yaitu penguatan pendidikan karakter maupun kegiatan ubudiyah yang ada di madrasah, ungkap Hj. Warsi.
Selanjutnya, Hj. Warsi juga menjelaskan bahwa MTsN 3 Malang termasuk salah satu madrasah yang menjadi pilot project penerapan kurikulum merdeka, meskipun saat ini baru di kelas tujuh saja, namun sedikit banyak kelas delapan dan sembilan juga mendapatkan sentuhan dari Kurikulum Merdeka, diantaranya yaitu keterlibatan pesta demokrasi pada proyek demokrasi Pancasila. Selain itu Hj. Warsi juga menjelaskan bahwa MTsN 3 Malang juga menerapkan program Sistem Kredit Semester, serta banyak program maupun kegiatan unggulan lainnya, oleh karena itu gunakan asistensi mengajar sebagai momentum untuk pengembangan diri kalian, bahkan apabila menggunakan madrasah kami sebagai objek penelitian, kami sangat terbuka, karena saya yakin tujuannya sama yaitu untuk berkolaborasi dalam memajukan dan mengembangkan madrasah, jelas kepala MTsN 3 Malang. (abft)






