Lawang (MTsN 3 Malang) – Rabu 27 Agustus 2025, Bertempat di Aula Ma’had Putri MTsN 3 Malang,Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang kembali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dalam rangka penguatan Program Generasi Berencana (Genre), yang kali ini mengangkat tema “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia”.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik berjumlah 50 siswa yang terdiri dari kader Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Madrasah Sehat, dan Madrasah Ramah Anak (MRA). Tujuannya adalah membentuk generasi remaja yang tidak hanya sehat secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki pemahaman yang benar mengenai peran keluarga, terutama figur ayah, dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Materi pertama adalah Kesehatan Reproduksi: Edukasi Sejak Dini untuk Remaja, Dalam pemaparan materinya, narasumber dari DPPKB dalam hal ini diwakili oleh Misye Qiera P. selaku Duta Genre menekankan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Peserta dibekali informasi seputar masa pubertas, perubahan fisik dan emosional, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta dampak negatif dari pernikahan dini dan pergaulan bebas.
“Remaja seperti kita perlu mendapat bekal dengan informasi yang benar agar mampu menjaga diri dan membuat keputusan yang sehat dalam hidupnya. Pendidikan kesehatan reproduksi bukanlah hal tabu, tetapi kebutuhan,” jelas Duta Genre

Di lanjut dengan Materi kedua yaitu Gerakan Ayah Teladan Indonesia: Figur Ayah dalam Membangun Generasi Tangguh Menariknya, sosialisasi kali ini juga mengenalkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia, sebuah kampanye nasional yang bertujuan menguatkan peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga emosional dan pendidikan.
Peserta diperkenalkan pada konsep ayah sebagai pendidik pertama, pelindung, dan sumber inspirasi bagi anak-anak. Ditekankan pula pentingnya komunikasi antara ayah dan anak dalam membangun karakter remaja yang sehat, percaya diri, dan memiliki ketahanan diri.
“Ayah yang terlibat aktif dalam kehidupan anak akan memberikan dampak jangka panjang terhadap keberhasilan dan kebahagiaan anak. Ini adalah bagian dari upaya membentuk keluarga berkualitas,” tambah narasumber
Antusiasme Peserta dan Dukungan Madrasah
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan pertanyaan dari narasumber yang lincah dan dijawab dengan antusias pula oleh para kader. Para kader menyambut baik kegiatan ini dan merasa lebih percaya diri untuk menjadi agen perubahan di lingkungan Madrasah.
Salah satu kader SSK,Haniyyah ‘Azmi Mumtazah , menyampaikan kesannya. “Saya jadi lebih paham tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan juga bagaimana peran keluarga, khususnya ayah, sangat berpengaruh dalam kehidupan anak-anak seperti kami,” ujarnya.
Kepala MTsN 3 Malang, Hj Warsi, mengapresiasi dukungan dari DPPKB. “Sosialisasi ini selaras dengan misi madrasah kami dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara holistik. Semoga para kader bisa menularkan pengetahuan ini ke teman-temannya,” ungkapnya.






