Lawang (MTsN 3 Malang) – Bertempat di MTsN 3 Malang, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menggelar Gerakan Nasional Aksi Bergizi, Jum’at (29/08). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Kasi Promkes Dinkes Kabupaten Malang, Retno Endarti; Danramil 0818/27 Kecamatan Lawang, Kapten Cke Kacung; Kapolsek Kecamatan Lawang, AKP. H. M. Lutfi; Kecamatan Lawang, Efendi; Kepala Puskesmas Lawang, dr. Kusuma Hati; serta Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi.

Mengawali sambutannya, Hj. Warsi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, atas kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan generasi emas. Ia menegaskan bahwa semangat Gerakan Nasional Aksi Bergizi sangat sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. Melalui KBC, cinta kepada diri sendiri (hubbun nafs) diwujudkan dalam bentuk membiasakan pola hidup sehat, menjaga tubuh tetap bugar, dan mensyukuri nikmat kesehatan sebagai amanah dari Allah SWT.

Lebih lanjut, Hj. Warsi menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi siswa-siswi MTsN 3 Malang untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan gizi, serta menanamkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan. Dengan begitu, lahirlah generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terhindar dari stunting. Ia juga berpesan khusus kepada remaja putri untuk membiasakan diri mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), agar terhindar dari anemia sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh.

Kapolsek Lawang, AKP. H. M. Lutfi, dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga gizi seimbang adalah bagian dari cinta tanah air. Menurutnya, pola hidup sehat merupakan wujud nyata kontribusi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Generasi yang sehat dan kuat akan menjadi benteng bangsa dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia juga mengingatkan agar pelajar MTsN 3 Malang menjauhi gaya hidup tidak sehat, khususnya merokok. “Merokok adalah pintu masuk menuju berbagai zat terlarang, termasuk narkoba. Karena itu, jauhi rokok, jaga kesehatan, dan jadilah generasi yang kuat untuk bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Promkes Dinkes Kabupaten Malang, Retno Endarti, menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran siswa untuk membiasakan konsumsi TTD, khususnya bagi remaja putri. Hal ini diharapkan mampu mencegah anemia dan stunting, sehingga kelak jika sudah menikah dan memiliki anak, dapat melahirkan bayi yang sehat dan terbebas dari stunting. Dengan demikian, terwujudlah generasi yang berkualitas dan Kabupaten Malang yang bebas stunting.

Retno Endarti juga menambahkan pentingnya membiasakan pola makan bergizi seimbang serta menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik. Menurutnya, gizi seimbang adalah kunci pertumbuhan optimal, sementara aktivitas fisik yang rutin mampu memperlancar peredaran darah, meningkatkan kebugaran, memperkuat otot, dan menjaga kepadatan tulang.
Kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi di MTsN 3 Malang ditutup dengan deklarasi dan penandatanganan dukungan bersama, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh siswa, guru, dan tamu undangan dengan menu sehat bergizi. Selain itu, peserta didik putri juga mendapatkan pembagian TTD sebagai wujud nyata implementasi program dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berprestasi.






