Tidak sia-sia proses pembinaan yang diberikan oleh pendidik MTsN 3 Malang (MTsN Lawang), melalui momentum peringatan hari Sumpah Pemuda MTsN 3 Malang meraih juara umum dalam kompetisi berbahasa tingkat Kab. Malang dan Kota Batu. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (28/10) di MAN Turen yang dihadiri oleh H. Imron selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang, merupakan bukti dari semangat para pemuda kepada bangsa Indonesia, tidak tanggung-tanggung mereka telah membawa pulang ke madrasah 11 piala hasil dari kompetisi tersebut diatas.
Berikut merupakan hasil perolehan juara dari beberapa cabang yang di lombakan.
- Juara 1 pidato b. Arab putera (M. Zaky Arrosyidi)
- Juara 1 pidato b.Arab puteri (Indah Anisah Firdaus)
- Juara 1 bercerita b.Arab putera (Muhammad Rizqi Akbar)
- Juara 1 bercerita b.Arab puteri (Naula Sulma Aghna)
- Juara 1 story telling puteri (Luthfiyyah Azzahra)
- Juara 1 cerita b indo putera (Muhammad Shevchenko Rizky Priyanto)
- Juara 1 cerita b indo puteri (Ummul Hafidzoh Al Maulidiya)
- Juara 2 story telling putera (Sandy Abdilah)
- Juara 2 pidato b inggris puteri (Wisaqatul Arfia)
- Juara 2 pidato b indo puteri (Keysha Wahyu Kinanthi)
- Juara 3 bercerita b jawa putera (M. Ziyaadulhaq Al Khudory)
Ketika di hubungi melalui pesan singkat, kepala MTsN 3 Malang yang saat itu berada di luar kota dan berhalangan mendampingi para duta bahasa MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa perolehan juara tersebut merupakan wujud dari bakti para pemuda kepada madrasah. Mereka tidak hanya menuntut kepada madrasah mengenai apa yang telah madrasah berikan kepada mereka, melainkan apa yang dapat mereka berikan kepada madrasah. Hj. Warsi sangat bangga atas prestasi yang telah mereka raih, oleh karena itu bagi para juara akan mendapatkan penghargaan.

Kepala Madrasah Berfoto Bersama Para Pembimbing dan Para Juara
Selain itu Hj. Warsi juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari keikutsertaan peserta didik dari beberapa kompetisi yaitu untuk melatih mental mereka dalam suatu olimpiade, pada beberapa bulan ke depan kita akan mengikuti KSM (Kompetisi Sains Madrasah), AKSIOMA (Ajang Kreasi Seni dan Olaraga Madrasah), dan beberapa olimpiade lain. Oleh karena itu kita harus melatih mental mereka, terutama mental juara. Karena dalam suatu olimpiade skill atau keterampilan dalam menguasai materi saja tidak cukup apabila tidak didukung oleh mental juara, nah ketika skill dan mental dapat mereka kuasai hal tersebut akan menambah tingkat kepercayaan diri dan akan mendapatkan hasil yang gemilang.






