Lawang (MTsN 3 Malang) – Dalam rangka menyukseskan gerakan madrasah sehat (Gemes), Jum’at (20/10) MTsN 3 Malang melaksanakan kampanye hidup sehat dengan kegiatan cuci tangan, doa, makan, doa sesudah makan dan gosok gigi masal. Dilaksanakan di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh peserta didik, kegiatan diawali dengan pembiasaan karakter religius melalui sholat dhuha dan dilanjutkan dengan sambutan oleh kepala madrasah, sekaligus pembukaan.
Dalam sambutannya Hj. Warsi menjelaskan bahwa program gemes tersebut merupakan bagian dari program gerakan ayo membangun madrasah (geramm) yang telah diluncurkan pada tahun 2019, yaitu sebagai program untuk membangun madrasah dengan mengoptimalkan potensi madrasah yang terdiri dari beberapa 4 komponen yaitu yaitu Gerakan Literasi Madrasah (GELEM), Gerakan Madrasah Sehat (GEMES), Gerakan Madrasah Inovatif (GEMI), dan Gerakan Furudhul Ainiyah (GEFA), jelas kepala MTsN 3 Malang.
Cuci tangan, merupakan penerapan thaharah (konsep bersih ajaran Islam) juga dari sisi medis untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dari kuman setelah itu dilanjutkan sebelum makan membaca doa: ‘allahumma bariklana fiimaa razaqtana waqinaa adzabannar’. kemudian makan bersama menunjukkan kebersamaan sangatlah penting untuk menjaga toleransi dan sebab itulah bahwa rejeki itu dari Allah SWT, sepatutnya kita ucapkan syukur dengan doa tersebut, di tutup dengan doa sesudah makan ‘alhamdulillahil ladzi ath’ama wasaqana waj’alana muslimin’. Diakhir hal tersebut dilakukan menggosok gigi bersama agar sisa makanan yang masih ada di sela gigi jadi bersih menjaga agar gigi tidak menjadi sarang kuman, yang lebih penting menjaga agar tidak mudah sakit gigi.

Hj. Warsi menambahkan bahwa keempat komponen tersebut telah berjalan dan memiliki kegiatan rutin yang terprogram, dan pada pagi ini kita sedang melaksanakan salah satu dari komponen tersebut, yaitu Gerakan Madrasah Sehat (Gemes), oleh karena itu melalui kegiatan gerakan madrasah sehat diharapkan dapat membiasakan pola hidup sehat serta berdampak pada peningkatkan prestasi peserta didik, tambah Kepala MTsN 3 Malang.
Selain itu kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa, kegiatan sarapan bersama dengan menu makanan bergizi bagi peserta didik selalu mendapatkan perhatian madrasah, karena jika gizi pada peserta didik tidak mendapatkan perhatian maka akan berdampak dalam jangka waktu panjangnya, yaitu bisa mengganggu pertumbuhan anak, mereka akan mudah lesu, lelah, lunglai, mudah mengantuk saat beraktivitas, serta konsentrasi belajar pun terganggu sehingga prestasi menurun, jelas Hj. Warsi.
Terakhir kepala MTsN 3 Malang berharap seluruh peserta didik dapat menerapkan secara rutin dan berkala terutama dalam mempraktekan cara menyikat gigi dengan benar, selama ini masih banyak yang kurang benar, maka kami berupaya memberikan edukasi terbaik bagaimana caranya dan kapan waktu yang tepat, selain itu Hj. Warsi juga mengingatkan kepada seluruh peserta didik untuk tetap membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam menjaga kesehatan diri sendiri, tegas Hj. Warsi.






