Lawang (MTsN 3 Malang) – MTsN 3 Malang kembali menjadi rujukan inovasi digitalisasi madrasah. Pada Selasa (21/10), madrasah ini menerima kunjungan dari MAN 1 Gondanglegi berjumlah tiga orang, dipimpin langsung oleh Mochamad Sulkan, selaku perwakilan dari MAN 1 Gondanglegi. Kunjungan diterima secara langsung oleh Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, beserta staff pimpinan dan tim pengembang Smart School MTsN 3 Malang.
Dalam sambutannya, Hj. Warsi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan madrasah lain yang terus menjadikan MTsN 3 Malang sebagai tempat belajar dan berbagi praktik baik. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dengan madrasah lain. Program BNI Smart School ini merupakan sebuah terobosan digital dalam mendukung sistem administrasi dan transaksi nontunai di lingkungan madrasah, sebagai bagian dari budaya tertib, efisien, dan jujur dalam setiap aktivitas madrasah,” ungkap Hj. Warsi.
Kepala MTsN 3 Malang juga menambahkan bahwa pelaksanaan transaksi nontunai (cashless) di MTsN 3 Malang telah membawa dampak positif dalam menumbuhkan disiplin dan kejujuran, serta mencegah peredaran kuman dan virus dari uang tunai. “Langkah ini semakin meneguhkan komitmen MTsN 3 Malang sebagai madrasah unggul yang tidak hanya berbasis agama dan akademik, tetapi juga menjawab tantangan zaman melalui literasi digital dan keuangan, untuk mencetak generasi yang tangguh, berintegritas, dan cinta terhadap bangsa.,” tambahnya.

Sementara itu, Mochamad Sulkan menyampaikan menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan tim mereka untuk belajar langsung di MTsN 3 Malang. Mereka menyebutkan bahwa salah satu alasan memilih MTsN 3 Malang sebagai lokasi studi tiru adalah karena pengakuan nasional yang diterima madrasah tersebut, termasuk penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto sebagai Satuan Pendidikan Berbasis Agama Implementasi KEJAR Terbaik tahun 2025, yang menunjukkan bahwa program literasi keuangan dan digitalisasi madrasah berjalan nyata. Oleh karena itu, kami ingin belajar secara langsung tentang sistem Smart School yang telah berjalan efektif di MTsN 3 Malang, termasuk integrasi transaksi digital melalui Smart Student Card. Program ini menjadi inspirasi bagi kami untuk diterapkan di MAN 1 Gondanglegi, tuturnya.
Menambahkan hal tersebut, Khairul Bariyah, selaku tim pengelola administrasi Smart School MTsN 3 Malang, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi kuat antara madrasah, BNI serta OJK. Sebelum penerapan program Smart School secara menyeluruh, MTsN 3 Malang juga mengawali langkahnya dengan sosialisasi literasi digital dan keuangan kepada seluruh murid bekerja sama dengan OJK. “Smart School di MTsN 3 Malang tidak hanya mengatur keuangan secara digital, tetapi juga dapat dikembangkan dengan sistem absensi, data akademik, hingga layanan pembayaran di kantin halal digital. Semua terintegrasi dalam satu ekosistem yang efisien dan transparan,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk menumbuhkan karakter murid yang mandiri dan bertanggung jawab.






