Lawang (MTsN 3 Malang) – Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, MTsN 3 Malang menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dan berhasil meraih kemenangan dalam ajang bergengsi Apresiasi GIAT UKBI Adaptif Merdeka 2025
Kepala MTsN 3 Malang, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi yang diraih MTsN 3 Malang “Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun yang membahagiakan bagi kita semua. MTsN 3 Malang kembali menunjukkan kiprah dan semangat juang yang luar biasa dalam dunia literasi. Pada Apresiasi GIAT UKBI Adaptif Merdeka 2025, madrasah kita berhasil menjadi salah satu dari 30 sekolah terbaik tingkat nasional, dan satu-satunya yang berasal dari lingkungan Kementerian Agama. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cermin kesungguhan seluruh warga madrasah, mulai dari murid, guru, staf, wali murid, hingga komite, dalam membangun budaya literasi yang kuat,” tutur Hj. Warsi.

Hj. Warsi juga menambahkan bahwa prestasi ini merupakan buah dari perjalanan panjang madrasah dalam mengembangkan enam literasi dasar abad ke-21, yaitu literasi baca-tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan. “Keenam literasi ini bukan hanya pengetahuan, melainkan bekal kehidupan. Literasi mengajarkan kita untuk berpikir kritis, cerdas dalam mengambil keputusan, beretika dalam bermedia, serta bijak dalam mengelola waktu dan sumber daya. Semua itu menjadi dasar bagi terbentuknya generasi madrasah yang unggul dan berdaya saing global,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hj. Warsi mengungkapkan bahwa hasil UKBI tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 20% murid dan guru MTsN 3 Malang memperoleh predikat Unggul dan Sangat Unggul. “Ini membuktikan bahwa UKBI bersinergi dengan program literasi madrasah kita. Semangat belajar dan berbahasa para murid menjadi lebih kuat, dan kemampuan literasi mereka semakin terasah. Hal ini tentu tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang terus mendukung madrasah li,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Hj. Warsi mengajak seluruh warga madrasah untuk terus mencintai dan mengamalkan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. “Mari terus belajar, membaca, menulis, dan berpikir dengan cinta. Karena ketika kita teruji dalam literasi, maka kita terpuji sebagai bangsa. Bahasa Indonesia adalah kebanggaan kita, dan literasi adalah jalan menuju kejayaan peradaban. Ayo ikut UKBI — Teruji Kita Terpuji!” pungkasnya.






