Malang, [26/05/2025] – MTsN 3 Malang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan belajar bagi peserta didiknya. Salah satu upaya strategis adalah dengan menyediakan International Class Program (ICP) yang berfokus pada Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kelas ini didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten, dan untuk terus mengasah kemampuan mereka, para guru ICP MTsN 3 Malang kini tengah mengikuti program sertifikasi keahlian mengajar Bahasa Inggris dari British Council.

Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui kolaborasi global dan lokal yang berkelanjutan. Diinisiasi oleh Sekolah Guru Indonesia (SGI), GREAT Edunesia, dan British Council, program ini secara resmi meluncurkan Nusantara Grow, sebuah inisiatif inovatif yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Peluncuran Nusantara Grow dilakukan secara daring melalui Zoom pada tanggal 20 Mei 2025 dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pejabat pendidikan, guru dari berbagai daerah, hingga mitra kolaborasi. Program ini akan berlangsung hingga Desember 2025 dan menghadirkan berbagai pelatihan yang dirancang khusus untuk mendukung guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.

Davide, Senior Academic Manager, English and School Education dari British Council, menyampaikan harapannya terkait program ini, “Kami berharap kursus pelatihan ini dapat membantu guru untuk membuat siswa lebih aktif terlibat dalam pembelajaran melalui kegiatan yang menarik. Platform MOOC akan menjadi sarana efektif dalam melibatkan peserta didik secara aktif di kelas.” Peluncuran program dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama para guru, menggunakan sumber belajar dari teachingenglish.org.uk. TeachingEnglish adalah program global untuk guru Bahasa Inggris dan pendidik guru, yang memanfaatkan keahlian Inggris dan lokal, serta wawasan dan pengalaman unik dari British Council. Di sini, guru dapat menemukan berbagai sumber daya praktis untuk digunakan di kelas, termasuk lebih dari 400 rencana pelajaran lengkap yang disusun menurut tingkat Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR), serta ide-ide kreatif untuk menggunakan lagu, puisi, dan cerita demi meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa secara menarik dan memotivasi.

Pada awal materi, guru diperkenalkan dengan cara ‘Mengelola Pelajaran’. Praktik profesional ini berfokus pada pengelolaan lingkungan kelas dan pembelajaran di ruang fisik maupun virtual, meliputi:

• Menyesuaikan ruang kelas fisik (misalnya tata letak, suhu, kebisingan, dll.) atau ruang kelas online (gangguan, teknologi, giliran bergantian, dll.) untuk mendukung pembelajaran.
• Membangun dan memelihara lingkungan belajar yang positif, aman, dan mendukung.
• Menjelaskan, menegosiasikan, dan menyetujui tujuan dan isi pelajaran.
• Menggunakan metode pedagogi dan strategi inklusif yang sesuai.
• Membuat keputusan yang tepat tentang bahasa yang guru gunakan dan bahasa yang digunakan oleh peserta didik.
• Menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik.
• Menggunakan strategi pedagogi multibahasa dan translanguisasi sebagaimana mestinya.
• Memberikan instruksi secara efektif.
• Memeriksa pemahaman.
• Mengatur kecepatan dan waktu kegiatan.
• Menandakan transisi antar tahapan pelajaran.
• Menanggapi kejadian tak terduga di kelas fisik dan online.
• Memanfaatkan sumber daya dan peralatan secara efektif.
• Memantau keterlibatan pelajar dan menanggapi kebutuhan yang muncul untuk menjaga motivasi.
• Membangun dan memelihara disiplin kelas yang tepat.
• Menyiapkan kegiatan kelas yang mencakup berbagai pola interaksi.
• Menyesuaikan rencana untuk memanfaatkan peluang pembelajaran yang muncul selama pelajaran.
• Merefleksikan manajemen pelajaran, mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu dikembangkan, serta membuat penyesuaian bila diperlukan.
 Menanggapi program ini, Warsi, Kepala MTsN 3 Malang, mengungkapkan harapannya yang besar, “Kami berharap kursus pelatihan ini dapat membantu guru yang mengajar di kelas ICP untuk membuat siswa lebih aktif terlibat dalam pembelajaran melalui kegiatan yang menarik. Platform MOOC akan menjadi sarana efektif dalam melibatkan peserta didik secara aktif di kelas.” Ia juga menambahkan, “Lebih dari itu, kami sangat berharap dengan mengikuti pelatihan dari British Council ini, guru-guru MTsN 3 Malang akan memiliki keahlian mengajar yang diakui secara internasional. Ini akan menjadi nilai tambah signifikan bagi kualitas pendidikan di madrasah kami.”

 

INFO MADRASAH

Tinggalkan Komentar

Bagikan tanggapan Anda dengan bahasa yang baik dan relevan dengan isi artikel.