Malang (MTsN 3 Malang) – MTsN 3 Malang terus mengukuhkan komitmennya dalam mencetak generasi masa depan yang berkarakter dan berwawasan kependudukan. Pada Kamis, 24 September 2026, MTsN 3 Malang resmi melangkah ke ajang tingkat nasional dengan mengikuti tahap wawancara Penilaian Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Nasional Tahun 2026. Sesi wawancara yang dinilai langsung oleh tim penguji dari BKKBN Pusat tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan khidmat bertempat di Ruang Asyik SSK MTsN 3 Malang.
Tahap wawancara ini menjadi momen krusial untuk mempresentasikan berbagai inovasi, keunggulan, serta keberhasilan integrasi program kependudukan ke dalam ekosistem pembelajaran di madrasah. Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Kepala MTsN 3 Malang Hj. Warsi, Tim Pengelola SSK, para Guru Mata Pelajaran, serta 10 kader murid SSK yang tampak percaya diri. Dukungan nyata juga ditunjukkan oleh instansi mitra melalui kehadiran Tim Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang serta Tim Penggerak SSK dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang.

Sinergi lintas instansi ini semakin menguatkan langkah MTsN 3 Malang dalam membawa nama baik Kabupaten Malang di tingkat nasional. Selama sesi wawancara, tim penilai dari BKKBN Pusat menggali secara mendalam implementasi program SSK, keterlibatan aktif para kader murid dalam mengedukasi teman sebaya, hingga konsistensi pengelolaan lingkungan belajar yang kondusif.
Keberhasilan MTsN 3 Malang menembus tahap wawancara nasional ini terjalin erat dengan penanaman nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di madrasah. Melalui pendekatan KBC, edukasi kependudukan dan penyiapan Generasi Berencana tidak diajarkan secara teoritis semata, melainkan ditanamkan dengan kasih sayang, kepedulian, serta kesadaran moral. Para murid dibimbing untuk mencintai diri sendiri, sesama, dan lingkungan, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan sanggup merencanakan masa depannya dengan bijak.

Dalam kesempatannya, Kepala MTsN 3 Malang Hj. Warsi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kerja keras seluruh tim madrasah. “Keikutsertaan MTsN 3 Malang dalam tahap wawancara tingkat nasional ini merupakan wujud komitmen kami dalam menyajikan pendidikan yang holistik. Melalui pilar Kurikulum Berbasis Cinta, program Sekolah Siaga Kependudukan terintegrasi secara harmonis untuk membentuk karakter murid yang cerdas, berakhlak, dan berencana. Kami berharap pembiasaan positif ini menjadi bekal nyata bagi murid menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Hj. Warsi.
Melalui penilaian tahap wawancara ini, MTsN 3 Malang optimistis dapat mengukir prestasi terbaik di kancah nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. Doa dan dukungan penuh dari seluruh orang tua murid serta keluarga besar madrasah senantiasa menjadi pendorong semangat untuk terus mewujudkan madrasah yang berkualitas, ramah anak, dan berprestasi.(dms)