Lawang (MTsN 3 Malang). Bertempat di aula MTsN 3 Malang, Sabtu (12/06) diselenggarakan kegiatan pelepasan siswa kelas IX. Dengan menggunakan layanan video conference Zoom serta streaming YouTube kegiatan pelepasan berlangsung secara terpisah, aula madrasah sebagai pusat kegiatan dan rumah siswa sebagai bagian utama dari wisuda virtual. Dimulai pada pukul 08.00 wib, dan diikuti oleh 315 peserta wisuda, kegiatan tersebut juga menganugerahkan MTsN 3 Malang sebagai madrasah ramah anak.
Dengan bertemakan “Wisuda bersama keluarga raih Indonesia Jaya” Ahmad Sunyoto selaku ketua panitia menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut merupakan sebuah ungkapan penghargaan kepada keluarga yang selalu menguatkan putra putri nya untuk menyelesaikan masa belajar di madrasah sehingga memperoleh hasil yang membanggakan. Ditambahkan oleh ketua panitia bahwa dengan protokol kesehatan covid 19, kegiatan wisuda juga menampilkan beberapa talenta siswa MTsN 3 Malang sebagai pengisi acara, diantaranya qiro’ah beserta saritilawahnya, tari kreasi nusantara, singer dan puisi sebagai persembahan dari perwakilan OSIS, ungkap Ahmad Sunyoto.

Kepala MTsN 3 Malang dalam sambutannya kepada peserta wisuda menjelaskan bahwa tidak terasa 2 tahun sudah pandemi covid 19 merubah aktifitas pembelajaran di madrasah, dan karena itu kita mengenal istilah daring, luring maupun virtual, juga sudah 2 kali juga MTsN 3 malang mengadakan wisuda secara virtual. Namun, di sisi lain Warsi juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang terukir oleh peserta wisuda baik akademik maupun non akademik selama masa pandemi yang serba terbatas.
Selain itu Warsi juga mengungkapkan bahwa saat ini sembilan puluh persen lulusan sudah mendapatkan sekolah favorit yang diidamkan, bahkan mereka sudah mendapatkan sekolah/madrasah sebelum pengumuman kelulusan diluncurkan, hal tersebut menandakan bahwa serapan alumni MTsN 3 Malang memiliki keunggulan khusus pada sekolah lanjutan. Oleh karena itu, kepala madrasah berharap semoga proses pembelajaran yang telah dilaksanakan di MTsN 3 Malang selama kurun waktu 3 tahun menjadi dasar pengembangan intelektual dan karakter positif pada jenjang sekolah selanjutnya, dan jadilah pribadi yang cerdas, manfaat, dan berakhlakul karimah, ungkap Warsi.
Sementara Mustain, kepala kantor Kementerian Agama Kab. Malang mengapresiasi peran komite yang sangat tinggi dalam mendukung infrastruktur MTsN 3 Malang sehingga program-program madrasah berjalan dengan baik. Dalam kesempatan yang sama Mustain juga berbangga atas peran aktif MTsN 3 Malang hingga dikukuhkan sebagai Madrasah Ramah Anak, hal ini dikuatkan dengan testimoni dari beberapa wali murid yang merasa bersyukur atas penanganan serta pelayanan sekolah di MTsN 3 Malang, karena Pendampingan yang diberkan pada siswa terus menerus, motivasi tidak pernah putus, pembimbingannya tiada henti, serta keteladanan sangat tinggi. (abft)






