Lawang (MTsN 3 Malang). Ketua organisasi siswa intra sekolah (OSIS) MTsN 3 Malang telah mematahkan anggapan sebagian orang yang berpendapat bahwa keikutsertaan pada organisasi akan berpengaruh pada prestasi akademik, dialah Indah Anisa Firdaus yang berhasil meraih juara 1 pidato bahasa Arab tingkat Jawa dan Bali pada Festival Araby 2019 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
Siswi yang berasal dari Singosari tersebut menjelaskan bahwa dirinya tertarik dengan Bahasa Arab ketika masih duduk di Sekolah Dasar, namun kemahiran berbahasa Arab ia rasakan semakin meningkat yaitu melalui keikutsertaan pada beberapa even perlombaan pada MTsN 3 Malang, ujarnya. Total 6 buah piala yang telah ia kumpulkan dari beberapa perlombaan, dia menjelaskan bahwa setiap perlombaan Alhamdulillah selalu bisa mendapatkan kemenangan, minimal juara harapan pernah dia peroleh, sambungnya.
Menanggapi perolehan prestasi membanggakan tersebut kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa sosok Indah bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi di MTsN 3 Malang, bahwa keaktifan pada organisasi tidak mempengaruhi prestasi akademik. Selain itu Warsi menambahkan Alhamdulillah perolehan prestasi telah sesuai dengan target kami, kami mentargetkan bahwa kedepan kami akan lebih selektif terhadap berbagai jenis perlombaan, baik dari pihak penyelenggara maupun tingkat kejuaraan, kami berupaya minimal kejuaraan berjenjang maupun pada tingkat Provinsi. Namun, bukan berarti akan kita tiadakan untuk tingkat kabupaten, karena dengan perlombaan siswa-siswi akan mengetahui kemampuan mereka diluar madrasah.

Suprayitno sebagai pendamping siswa-siswi pada Festival Araby 2019 tersebut menjelaskan bahwa pada kejuaraan ini kami mengirim 3 peserta antara lain yaitu; Indah Anisa Firdaus untuk kategori Khitobah Bahasa Arab, Muhammad Fajar Maulana pada kategori Khitobah Bahasa Arab, Wafdah Mardiatus Salima Kategori Taqdimul Qishoh, dan Ikrimah Atta Zahrawani kategori Taqdimul Qishoh. Namun yang beruntung yaitu Indah Anisa Firdaus dan Ikrimah Atta Zahrawani yang mendapatkan juara harapan 3. Menanggapi perolehan Indah, Suprayitno menambahkan bahwa keikutsertaan Indah pada kejuaraan di UINSA tersebut merupakan pengalaman yang kedua, yang pertama yaitu ketika Indah masih duduk dikelas VII, namun pada saat itu dia hanya mendapatkan juara harapan, dan Alhamdulillah ketika dia duduk di kelas IX bisa menebusnya, tandas Suprayitno. (Aft)






