Lawang (MTsN 3 Malang). Merupakan suatu penghormatan dan ilmu yang sangat berharga MTsN 3 Malang mendapatkan kunjungan dari Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Ditjen Pendis Kementerian Agama RI, Dr. H. A. Umar, MA, didampingi oleh Kepala Bidang Pendma Kemenag Provinsi Jatim, Dr. H. Sruji Bahtiar, M.PdI dan Dr. H. Musta’in, M.Ag selaku Kepala Kantor Kemenag Kab. Malang. Kunjungan dilaksanakan pada Sabtu (7/9) berlangsung sangat kekeluargaan dan keakraban, diawali dengan kegiatan seremonial penyambutan rombongan oleh tim Al banjari dan Dewan Kerja Galang (DKG) Pramuka, Direktur KSKK tampak akrab dengan para siswa, melalui komunikasi yang interaktif Dr. H. A. Umar, MA berpesan bahwa di madrasah kalian akan bertemu dengan orang-orang baik.
Selanjutnya Direktur KSKK berserta rombongan berkenan untuk meninjau beberapa program dan kegiatan unggulan yang terdapat di MTsN 3 Malang, antara lain yaitu literasi madrasah, kelas Arabic dan penampilan pencak silat. Dr. H. A. Umar, MA sangat mengapresiasi beberapa siswa yang terlibat, bahkan beberapa siswa berprestasi mendapatkan reward khusus berupa beasiswa pendidikan lanjutan.

Bertempat di aula MTsN 3 Malang, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan, bertemakan “Menuju Madrasah Hebat Bermartabat Pada Era Revolusi Industri 4.0” sambutan diawali oleh kepala kantor Kementerian Agama kab. Malang, dalam isi sambutannya Dr. H. Musta’in, M.Ag menjelaskan posisi MTsN 3 Malang secara akademik di kabupaten Malang, letak geografis yang berada pada pintu masuk Malang Raya, bahkan hingga daya serap alumni yang presentase diterima di sekolah/madrasah favorit semakin tinggi, bahkan setiap tahunnya terdapat siswa yang dapat menembus ketatnya seleksi di MAN Insan Cendekia. Selain itu Kakankemenag kab. Malang juga memohon doa restu untuk siswa MTsN 3 Malang yang mewakili provinsi Jawa Timur dalam Kompetisi Sains Madrasah tingkat Nasional di Manado Sulawesi Utara, ungkap Kakankemenag Kab. Malang.
Diawali dengan apresiasi buku karya siswa yang berjudul “aku dan madrasah” Direktur KSKK sekaligus memberikan gambaran realitas madrasah saat ini, bahwa madrasah tidak seperti pada zaman dahulu, konsep awal dirintisnya madrasah pada saat itu yang hanya pada taraf Ubudiyah membuat sebagian masyarakat melihat madrasah hanya sebelah mata, bahkan menutup mata. Namun pada saat ini masyarakat melihat bahwa madrasah semakin hebat, yang dapat mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama sehingga siswa disamping memahami beberapa disiplin ilmu juga memiliki karakter yang kuat di bidang Agama, ungkap Dr. H. A. Umar, MA.
Selanjutnya, Dr. H. A. Umar, MA berpesan pada peserta pembinaan terutama para guru-guru yang hadir bahwa konten pembelajaran yang disampaikan saat ini akan berlaku pada siswa untuk 10-15 tahun kedepan, oleh karena itu diharapkan pembelajaran yang disampaikan disamping memberikan pengetahuan tapi juga harus terdapat inspirasi, motivasi dan bimbingan, hal tersebut bertujuan agar pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Dr. H. A. Umar, MA juga menjelaskan tentang tantangan guru di masa depan yaitu penguasaan teknologi dan penguasaan bahasa asing, saat ini teknologi bisa menggantikan peran guru oleh karena itu apabila guru tidak merubah diri maka akan ditinggalkan oleh muridnya.
Pada ujung sambutan Dirjen KSKK memberikan sambutan positif upaya MTsN 3 Malang dalam meningkatkan minat baca siswa, melalui Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) MTsN 3 Malang sanggup mengimplementasikan dengan Gerakan Literasi Madrasah (Gelem). Dr. H. A. Umar, MA mengungkapkan bahwa budaya baca itu harus ada, membaca buku itu minimal 3 jam dalam sehari, karena dengan membaca akan menguasai dunia. (Abft)






