Lawang (MTsN 3 Malang). MTsN 3 Malang menjadi salah satu madrasah pilot project yang melaksanakan kegiatan Program Roots Indonesia 2022. Oleh karena itu dilaksanakan di gedung aula ma’had putri, Selasa (08/11) dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan penandatanganan kesediaan menjadi agen perubahan anti perundungan kepada peserta didik terpilih dan didampingi orang tua.
Diwali dengan pembukaan oleh kepala Tata Usaha MTsN 3 Malang, kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB. Dalam sambutannya, Khoirul Anam menjelaskan bahwa perundungan adalah peristiwa yang cukup sering ditemukan, terlebih di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, program Roots diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kasus perundungan, ungkap Khoirul Anam.

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa Roots adalah sebuah program pencegahan perundungan yang dikembangkan oleh UNICEF Indonesia bersama Direktorat KSKK Kementerian Agama RI, akademisi, serta praktisi pendidikan dan perlindungan anak, untuk mencegah perundungan di madrasah dengan melibatkan peserta didik sebagai agen perubahan, ungkap Hj. Warsi.
Dilanjutkan oleh Hj. Warsi bahwa putra-putri dari bapak ibu semua merupakan agen perubahan, yang merupakan peserta didik yang memiliki pengaruh bagi teman sebayanya, oleh karena itu terima kasih telah memberikan izin kepada mereka untuk mengikuti kegiatan Roots yang selanjutnya ananda dapat memberikan contoh agar berperilaku baik, dan menebarkan kebaikan sehingga diharapkan perundungan di madrasah dapat dihilangkan, serta anak merasa aman, nyaman dan bahagia, ungkap Kepala MTsN 3 Malang. (abft)






