Lawang (MTsN 3 Malang). Idul Adha merupakan hari besar umat islam tiap tahun sekali, melalui moment ini MTsN 3 Malang turut memperingatinya sebagai sarana berbagi dan napak tilas Nabi Ibrahim AS. Bertepatan pada Minggu (11/8) seluruh civitas madrasah secara tulus memberikan waktu liburnya untuk menjadi bagian dari peringatan yang dilaksanakan setahun sekali, bahkan kegiatan Idul Adha 2019 diawali dengan himbauan tertulis yang ditujukan kepada seluruh stakeholder madrasah untuk pelaksanaan puasa sunnah tarwiyah dan puasa arofah.

Ketua panitia idul qurban menjelaskan bahwa kegiatan rangkaian idul adha pada 10 Djulhijjah, dimulai dengan pelaksanaan sholat idul adha pada masjid madrasah dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban, dengan rincian hewan qurban yang terkumpul yaitu 2 ekor sapi, 6 ekor kambing, dan 1 ekor kambing yang didistribusikan pada panitia penyembelihan hewan qurban di kelurahan Gadang. Ditambahkan Syaiful Hadi bahwa terdapat sedikit perbedaan pada distribusi daging qurban dengan beberapa tahun sebelumnya, yaitu dengan meminimalkan penggunaan kantong plastik yang diganti dengan daun pisang dan ditempatkan pada besek sebagai wadah daging qurban, selain faktor ramah lingkungan maupun mengurangi penggunaan sampah plastik, daun pisang juga berfungsi untuk menghilangkan bau amis pada daging qurban.
Kepala MTsN 3 Malang menyampaikan bahwa agenda penyembelihan hewan kurban ini tak lain untuk memfasilitasi stakeholder madrasah yang ingin berkurban di MTsN 3 Malang dan sebagai proses pembelajaran peserta didik tentang semangat berkurban, dengan pelaksanaan qurban yang diikuti langsung oleh peserta didik akan dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik serta pembelajaran nyata, karena belajar bukah hanya dari buku atau dimadrasah.

Ditambahkan oleh Warsi pembelajaran dengan hanya memberikan contoh berupa gambar, akan sulit diterima anak, namun ketika anak kita ajak untuk ambil bagian dari pelaksanaan penyembelihan hingga pendistribusian maka itu akan lebih bermakna sesuai dengan hakikat pelaksanaan qurban. Oleh karena itu pada pelaksanaanya peserta didik akan didampingi oleh pendidik sesuai dengan keilmuannya yang berhubungan dengan pelaksanaan qurban sebagai contoh pembimbing agama mendampingi teknis ubudiyahnya, pendidik materi fiqih mendampingi sesuai dengan materi penyembelihan hewan yang terdapat pada kelas 9, dan pendidik IPA akan menjelaskan tentang pemahaman berbagai sistem dalam kehidupan makhluk hidup. Melalui agenda ini, Kamad Warsi berharap semoga kegiatan ini dapat menghidupkan hari raya dan mendapatkan keberkahan beserta semangat berkurban dari kisah Nabi Ibrahim, selain itu semoga distibusi sampai kepada penerima dan bermanfaat. (Abft)






