Lawang (MTsN 3 Malang) – Dalam momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) yang diselenggarakan pada Senin (28/07), MTsN 3 Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat Provinsi Jawa Timur. Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Malang, H. Sanusi, kepada Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, di tengah rangkaian kegiatan HARGANAS yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, H. Sanusi menyampaikan bahwa pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), tengah menggenjot lima program strategis dalam skema Quick Win sebagai upaya memperkuat pembangunan keluarga, salah satunya adalah Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting). “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak stunting di Kabupaten Malang. Ini adalah komitmen bersama demi masa depan generasi yang sehat dan unggul,” tegasnya.
Empat program lainnya yang turut diluncurkan dalam kesempatan tersebut antara lain Tamasya (Pelatihan Pengasuh Tempat Penitipan Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta pengembangan Super App sebagai platform digital berbasis layanan dan konsultasi keluarga. H. Sanusi juga mengapresiasi partisipasi lembaga pendidikan, khususnya MTsN 3 Malang, dalam menyukseskan program-program tersebut. “Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Semoga terus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan keluarga sehat, berkualitas, dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Malang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas penghargaan yang diraih madrasahnya sebagai Juara 1 Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pencapaian institusi, tetapi merupakan prestasi bersama seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua dan mitra madrasah yang selama ini turut mendukung berbagai program SSK secara aktif dan konsisten, selanjutnya Hj. Warsi berharap kepada seuruh stakeholder madrasah untuk mohon doa restunya MTsN 3 Malang akan mewakili Jawa Timur pada tingkat Nasional Sekolah Siaga Kependudukan.
Hj. Warsi juga menambahkan bahwa beberapa waktu lalu, MTsN 3 Malang telah sukses melaksanakan kegiatan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), di mana ayah-ayah peserta didik mengambil raport dan mengantarkan anak ke sekolah di awal tahun ajaran. Ini menjadi praktik baik keterlibatan keluarga dalam pendidikan, yang mendukung pembentukan karakter dan kepedulian lintas generasi.
Terakhir, Kepala MTsN 3 Malang, menegaskan bahwa SSK bukan hanya simbol, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang sehat, sadar kependudukan, dan berkarakter. “Kami berkomitmen menjadikan madrasah sebagai ruang tumbuh generasi yang cerdas secara akademik, kuat secara karakter, dan siap menjadi penduduk unggul Indonesia Emas 2045,” tuturnya.






