Lawang (MTsN 3 Malang). Berdasarkan surat edaran dari Direktorat Jenderal Pendis Kementerian Agama RI tentang pengisian pendataan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) dan melalui verifikasi kesiapan madrasah pelaksana AKMI oleh seksi Pendidikan dan Madrasah Kementerian Agama Kab. Malang, maka MTs Negeri 3 Malang terpilih menjadi salah satu dari madrasah di Indonesia yang menjadi pilot project AKMI tahun 2022.
Wakil kepala bidang akademik menjelaskan bahwa AKMI adalah pengukuran yang komprehensif untuk mendiagnosis kompetensi siswa madrasah pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya. Ditambahkan oleh Indah Afifah bahwa karena jumlah peserta yang mengikuti AKMI di MTs Negeri 3 Malang terbanyak di Kabupaten Malang, maka teknis pelaksanaanya dibagi menjadi dua gelombang dan pada masing-masing gelombangnya terdapat 2 sesi dalam pembagian kelasnya, gelombang pertama pada Sabtu (24/09) dan Senin (26/09) untuk kelas 8A-8F, sedangkan gelombang kedua bagi kelas 8G-8K pada Selasa (27/09) dan Rabu (28/09), jelas wakabid akademik.

Sementara itu, kepala MTs Negeri 3 Malang menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan AKMI yaitu sebagai pemetaan mutu pendidikan dan mengukur kompetensi peserta didik madrasah pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya. Oleh karena itu, dengan adanya pelaksanaan AKMI, peserta didik dapat memperoleh pengalaman mengerjakan soal-soal berbasis literasi dan numerasi, maupun menyadari secara kontekstual fenomena, dan kejadian-kejadian yang berhubungan erat dengan pengetahuan yang dipelajarinya, pungkas Hj. Warsi.
Ditambahkan oleh Hj. Warsi bahwa hasil dari AKMI, dapat digunakan oleh madrasah untuk memfasilitasi pendidik dalam melakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran serta memperbaiki lingkungan belajar yang kondusif dalam menumbuhkan daya nalar, pembinaan karakter, dan memberi ruang kreasi pendidik, ungkap kepala MTs Negeri 3 Malang. (abft)






