Kab. Malang (MTsN Lawang). Sosialisasi madrasah bersama wali murid baru merupakan kegiatan rutin yang dikhususkan bagi para peserta didik baru, sosialisasi tersebut bertujuan untuk pemetaan minat dan bakat peserta didik baru sesuai dengan kemampuan dan prestasi yang dimiliki. Tampak hadir Komite madrasah bersama dengan para anggota, Kepala madrasah didampingi oleh wakil kepala madrasah.
Untuk tahun pelajaran 2017/2018 MTsN Lawang memiliki 5 kelas unggulan, yaitu kelas reguler, kelas PDCI, kelas olimpiade, kelas bilinggual, dan kelas arabic. Beberapa kelas unggulan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi peserta didik baru yang memiliki bakat dan minat tertentu agar memiliki komunitas untuk dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Sesuai dengan nama, PDCI dikususkan pada peserta didik cerdas istimewa yang memiliki intelligence quotient (IQ) lebih dari 130 (sesuai dengan tes seleksi PPDB terdapat 22 peserta didik). Kelas olimpiade dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas olimpiade matematika, kelas olimpiade fisika, dan kelas olimpiade biologi, kelas olimpiade disiapkan bagi peserta didik untuk dapat lebih mudah dalam menghadapi beberapa olimpiade yang rutin ada baik tingkat internasional, nasional, provinsi, kabupaten dan malang raya.
Sedangkan kelas billingual dan arabic merupakan wadah untuk peserta didik yang memiliki kemampuan dua bahasa, baik bahasa Inggris dan bahasa Indonesia maupun bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Kelas terakhir yaitu kelas reguler, merupakan kelas pada umumnya madrasah-madrasah yang lain.

Beberapa wali murid tampak antusias mendengarkan beberapa penjelasan program dari ketua prodi, mereka sangat berharap agar anaknya mendapat kelas sesuai yang diinginkan dan bakatnya. Selain itu terdapat wali murid yang menginginkan agar MTsN Lawang memiliki program ma’had, ditujukan bagi peserta didik yang bertempat tinggal di luar kota karena peserta didik baru tahun pelajaran 2017/2018 tidak hanya berasal dari kab. Malang saja melainkan kota Malang, kota Batu dan kab. Pasuruan. Menanggapi hal tesebut Hj. Warsi yang merupakan kepala madrasah menjelaskan bahwa sebenarnya kami sedang mengajukan proposal dan permohonan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah yaitu sebuah gedung ma’had yang berlantai 3, oleh karena itu kamad berharap doa wali murid agar gedung ma’had segera terwujud dan dapat segera dinikmati oleh peserta didik.






