Lawang (MTsN 3 Malang) – Rabu 30 Juli 2025, Kunjungan MTsN 1 Magetan ke MTsN 3 Malang dalam rangka studi tiru, juga meluangkan waktu untuk mengulik managemen tahfidz. Pengalaman lengkap MTsN 3 Malang menangani santri/peserta didik program tahfidz mulai dari non ma’had hingga ma’had di usia menuju 5 tahun ini menjadi referensi titik balik ma’had dalam mengelola tahfidz. Hal ini menjadi topik bincang menarik bagi Aly Ghufron, S. Ag bersama 5 guru mapel PAI selaku pengelola program religi di MTsN 1 Magetan melontarkan banyak pertanyaan terkait pengelolaan tahfidz.
Ditemui oleh Zahroul Mufida Mudir Ma’had dan Qonita Sholihatul Bustani mewakili asatidz tahfidz menjelaskan bahwa syarat utama menghafal dari sisi siswa adalah memenuhi 2 pondasi yakni fasih mengaji dan kuat mengaji. Dua hal tersebut menjadi syarat utama karena siswa yang fasih baik makhroj dan sifat huruf maupun tajwid akan bersemangat untuk murojaah maupun ziyadah. Apalagi jika ada penyeragaman irama agar bisa murojaah jama’iy/ murojaah Bersama kelompoknya.
Sementara kekuatan mengaji yang diwujudkan dalam durasi dan target kuantitas juga hal yang sangat penting karena tagihan minimal 7 juz selama 3 tahun dijabarkan dalam tahfidz ziyadah bakda subuh, tahfidz murojaah bakda isya, mulok 6 JP dan pendampingan murojaah jamai’iy/ kelompok maupun fardiyyan/ individu.

Sementara itu dari sisi managemen juga sangat penting. Dukungan pimpinan Warsi, M. Pd kepala MTsN 3 Malang dalam mengelola tahfidz sangatlah tinggi. Ketika MTsN 3 Malang belum memiliki ma’had, Warsi menyupport penuh penerimaan santri tahfidz, menugaskan asatidz tahfidz menyusun menejemen setoran, pantauan dan evaluasi menjadi ujung tombaknya.
Jika target 7 juz dalam 3 tahun, di tahap awal target juz dalam 1 tahun berarti 2 juz. Jika 1 semester 6 bulan, 1 bulan 4 minggu, 1 juz 20 halaman, 1 halaman 15 baris, maka dalam capaian mingguan, 1 minggu cukup 1 halaman. Sehingga dalam 1 hari cukup 2 ayat atau (Jika mereka menghafal 1 juz dalam 1 semester (6 bulan), maka : 6 bulan x 4 minggu : 24 minggu. 1 juz : 20 halaman. 20 hlm ÷ 24 minggu = 0.8 halaman /1 halaman. Maka capaian 1 semester 19,2 halaman. / 20 halaman)
Perhitungan sederhana ini tidak akan jalan jika tanpa pantauan, tagihan hafalan baik tunai maupun hutang setoran ziyadah/ tambahan maupun setoran murojaah/mengulang serta kerjasama yang baik dengan orangtua. Menghafal tidak selalu bersyarat harus ma’had, namun ma’had sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan qurani yang mendukung program tahfidz.






