Lawang (MTsN 3 Malang). Bertepatan dengan hari asyura atau 10 Muharram, MTs Negeri 3 Malang mengelar santunan kepada 52 peserta didik yatim atau piatu. Bertempat di Masjid As-Salam, Senin (08/08) kegiatan tersebut merupakan rangkian dari kegiatan perayaan tahun baru Hijriyah 1444 H, yang puncaknya bertepatan pada peringatan hari asyura atau 10 Muharram 1444 H.
Kepala MTs Negeri 3 menjelaskan bahwa tujuan utama dalam kegiatan tersebut adalah meningkatkan iman dan taqwa dengan segala cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menumbuhkan kesadaran diri pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik untuk membelanjakan hartanya di jalan Allah SWT dengan menyantuni anak yatim/piatu, jelas Hj. Warsi.
Ditambahkan oleh Hj. Warsi bahwa Muharram merupakan bulan mulia yang patut diisi dengan cara memperbanyak amal sholih, salah satunya yaitu menebar berkah dengan berbagi dan menyantuni anak yatim piatu. Oleh karena itu anak-anak yatim piatu di lingkungan madrasah selalu menjadi perhatian kami, karena mereka juga generasi bangsa, yang patut mendapatkan perhatian, hal tersebut sesuai dengan prinsip sekolah ramah anak yaitu nondiskriminasi.

Selanjutnya, Hj. Warsi juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada bapak/ibu keluarga besar MTs Negeri 3 Malang yang telah berkenan untuk menyisihkan rizqinya guna suksesnya kegiatan Muharam, teriring doa semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik, semoga yang diinfaqkan diterima Allah SWT dan akan mendapatkan pahala selalu mengalir walau kita sudah meninggal dunia kelak, serta semoga menjadi perantara Allah mengkaruniakan rohmah, dan keberkahan rizqi kita, Aamiin, pungkasnya.
Imam Ghozali, selaku ketua panitia kegiatan tersebut menjelaskan bahwa sumber dana pada kegiatan tersebut merupakan murni dari sedekah kamad, pendidik, tenaga kependidikan, bapak/ibu wali peserta didik, dan peserta didik dengan total donasi yang terkumpul berjumlah 19.184.500, yang seluruhnya disalurkan pada 52 peserta didik yatim maupun piatu. Oleh karena itu, Imam Ghozali berharap bahwa nilai yang tidak banyak tersebut dapat membantu maupun bermanfaat bagi peserta didik yang menerima. (abft)






