Lawang (MTsN 3 Malang). Bertempat di aula M-Smart Jum’at (07/09), kepala MTs Negeri 3 Malang mendapatkan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Sebagai asesor yaitu Yuli Nur Rahmawati dan Akhmad Suharto, dalam keterangannya Yuli Nur Rahmawati menjelaskan bahwa prestasi dari madrasah merupakan kinerja kepala madrasah, “Saat observasi lingkungan madrasah kami telah melihat performa peserta didik yang luar biasa, yang merupakan hasil kerja dari bapak/ibu guru semua, serta bapak dan ibu guru dapat luar biasa karena tidak terlepas dari tangan dingin kepala madrasah yang luar biasa”.
Ditambahkan oleh Yuli Nur Rahmawati bahwa teknis penialain PKKM yang akan kami nilai yaitu tidak hanya sebatas dokumen saja, namun lebih dari itu bagaimana hasil kerja yang nyata dari implementasi program dan kebijakan kepala madrasah, “bagaimana SRA itu tidak hanya menjadi slogan madrasah, namun memunculkan karakter anak yang aman, nyaman dan bahagia di madrasah, tidak ada lagi bullying atau perundungan, yang dari karakter tadi akan menciptakan budaya madrasah yang ramah anak, dan jika budaya tersebut sudah sangat kuat, akan memunculkan sebuah peradaban”.
Senada dengan Yuli Nur Rahmawati, Akhmad Suharto yang juga merupakan asesor dari PKKM, menjelaskan bahwa kinerja kepala MTs Negeri 3 Malang telah terlihat dari prestasi serta performa dari peserta didik yang kami temui saat observasi lingkungan madrasah, “saya tadi menyaksikan serta bercengkrama dengan anak-anak, semua itu adalah hasil kerja dari bapak dan ibu sekalian dalam membimbing prestasi, karakter dan keterampilan, yang mendapatkan binaan dari seorang manajer yaitu kepala madrasah”.

Selanjutnya Akhmad Suharto juga menjelaskan terkait dengan penilaian, bahwa meskipun ketika observasi lingkungan madrasah kami melihat secara umum kinerja kepala madrasah sudah medekati sempurna bahkan sempurna, namun kami akan objektif dalam melakukan penilaian, “supaya kami tidak menjadi orang yang dholim, kami akan menilai dengan kenyataan maupun kondisi yang sesungguhnya, oleh karena itu bisa jadi nanti nilainya tidak akan sempurna, karena ketidak sempurnaan itu akan membawa berkah, bisa jadi jika sudah sempurna maka tidak akan memunculkan sebuah inovasi-inovasi baru”.
Sementara itu kepala MTs Negeri 3 Malang menjelaskan terkait dengan kinerjanya melalui presentasi, Hj. Warsi mengawali dengan penjelasan mengenai visi dan misi, “dampak dari implementasi dari kurikulum merdeka yang telah dilaksanakan di MTs Negeri 3 Malang oleh karena itu kita sedikit merubah visi dan misi dengan menambahkan profil pelajar Pancasila yang rahmatan lil alamin”.
Selanjutnya, Hj. Warsi juga menjelaskan terkait dengan beberapa program unggulan yang saat ini menjadi fokus perhatian dari MTs Negeri 3 Malang yaitu: Penerapan Kurikulum Merdeka, Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA), Program Tahfidz, dan Kewirausahaan Mandiri MTsN 3 Malang. Selain itu, Kepala MTs Negeri 3 Malang juga menginformasikan prestasi terbaru yaitu dari program riset yang alhamdulillah melaju pada Grand Final Madrasah Young Researchers Super (MYRES) di tingkat nasional, oleh karena itu melalui forum ini kami mohon doa restu agar mendapatkan hasil yang terbaik sehingga dapat membawa nama baik Kabupaten Malang bahkan Jawa Timur, ungkap Hj. Warsi. (abft)






