Lawang (MTsN 3 Malang) – Kamis (14/08), MTsN 3 Malang resmi meluncurkan Kantin Sehat Halal Digital, sebuah inovasi layanan kantin yang mengedepankan keamanan, kesehatan, dan kehalalan pangan. Peresmian dilakukan langsung oleh Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Kegiatan yang berlangsung di Kantin MTsN 3 Malang ini turut dihadiri oleh H. Sugiyo, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, serta didampingi oleh Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Jatim. Selain itu, hadir juga H. Sahid, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang, beserta Kasubag TU. Kementerian Agama Kabupaten Malang, H. Sonhaji.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah mengapresiasi langkah MTsN 3 Malang yang berhasil menghadirkan kantin sehat, halal, dan aman sebagai ciri khas madrasah. “Kantin sehat halal dan aman adalah keunggulan yang sangat penting karena sesuai dengan karakteristik madrasah berciri khas Islam. Tidak semua satuan pendidikan memilikinya. Luar biasa kepemimpinan Ibu Hj. Warsi yang mampu mewujudkan kantin digital yang tidak hanya aman, tetapi juga sehat dan halal. Harapan kita, kantin ini dapat bermanfaat bagi seluruh warga madrasah, memastikan semua mengonsumsi makanan aman sejak dini, sehingga terhindar dari berbagai penyakit dan seluruh organ tubuh dapat berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, H. Sugiyo menegaskan bahwa kehadiran kantin digital ini bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mendorong budaya transaksi non-tunai di lingkungan madrasah, Dengan diresmikannya Kantin Sehat Halal Digital ini, MTsN 3 Malang semakin meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital madrasah, “Transaksi digital di kantin ini tidak hanya efisien, tetapi juga lebih higienis. Anak-anak terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai sekaligus belajar literasi keuangan sejak dini,” ungkapnya.

H. Sahid menambahkan bahwa sistem pembayaran cashless ini sejalan dengan digitalisasi yang telah dijalankan di MTsN 3 malang. “Selain memberi kemudahan, pembayaran cashless juga mengurangi risiko kehilangan uang tunai dan memastikan transaksi lebih aman dan transparan. Ini adalah langkah maju bagi kantin di madrasah dan bisa dijadikan contoh bagi madrasah lainnya di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, menegaskan bahwa kantin ini dirancang untuk mendukung pola hidup sehat sekaligus menjamin kehalalan makanan. “Kami berkomitmen menjaga kualitas pangan dengan menggandeng BPOM serta Puskesmas untuk melakukan uji berkala terhadap makanan dan jajanan di kantin. Alhamdulillah, MTsN 3 Malang juga telah meraih sertifikat Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan Bintang Keamanan Pangan. Sistem digital ini mendukung gerakan tanpa uang tunai di lingkungan madrasah, sehingga mencegah peredaran kuman dan virus yang biasanya menempel pada uang tunai. Sekarang semua transaksi sudah cashless, lebih higienis, praktis, dan aman,” jelas kepala MTsN 3 Malang.






