Lawang (MTsN 3 Malang) – Selasa (18/11), kepala MTsN 3 Malang mendapatkan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025. Kegiatan penilaian ini dilakukan oleh dua penilai, yaitu Miftahul Khoir selaku Pengawas Bina KKMTs 03 Kabupaten Malang dan Suliyat, yang secara resmi ditugaskan untuk melakukan observasi, penggalian dokumen, dan wawancara sebagai bagian dari instrumen PKKM.

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan, di mana tim penilai meninjau berbagai sudut madrasah, mulai dari kelas, ruang layanan, pojok literasi, hingga lingkungan madrasah berbasis cinta dan ramah anak. Pada sesi ini, MTsN 3 Malang juga menampilkan demonstrasi prestasi murid, meliputi capaian akademik, non-akademik, hingga prestasi tingkat nasional maupun internasional yang berhasil diraih madrasah. Observasi ini menunjukkan bahwa budaya kerja, kedisiplinan, serta ekosistem pembelajaran di MTsN 3 Malang telah berjalan harmonis dan saling menguatkan.

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan penggalian dokumen dan wawancara, diawali dengan presentasi dari Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi. Dalam paparannya, menjelaskan visi dan misi madrasah, perkembangan jumlah peserta didik, serta berbagai upaya inovatif yang terus dilakukan untuk memperbarui, memperkuat, dan mengembangkan madrasah agar selalu adaptif terhadap perubahan zaman. Hj. Warsi menegaskan bahwa seluruh inovasi MTsN 3 Malang berakar pada semangat membangun budaya cinta, karakter, prestasi, dan kolaborasi antarelemen madrasah.
Sementara itu, Miftahul Khoir menyampaikan bahwa penilaian ini berfokus pada bukti dukung yang benar-benar hidup dan mengalir dalam keseharian madrasah. “Instrumen yang kami gunakan adalah instrumen terintegrasi yang bersumber dari Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan sebagian dari akreditasi. Kami melihat tidak ada kesan dokumen ‘dadakan’. Program-program MTsN 3 Malang beriringan dengan program Kanwil dan berjalan terarah serta terukur sesuai target yang ditetapkan,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi intensif antara pengawas dan madrasah selama ini telah menjadi kunci kuat dalam mewujudkan berbagai prestasi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Pada kesempatan yang sama, Suliyat turut memberikan penegasan mengenai proses PKKM di MTsN 3 Malang. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Pengelolaan satuan pendidikan berbasis ekosistem, di mana setiap komponen saling berinteraksi dan membentuk alur yang solid. Kesepakatan kerja yang sehat dan saling mendukung membuat tujuan madrasah dapat tercapai dengan baik. Visi dan misi madrasah benar-benar menjadi landasan kuat dalam perumusan program,” jelasnya.






