Lawang (MTsN 3 Malang) – Kamis (10/11), MTsN 3 Malang memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan menggelar upacara bendera yang dilanjutkan dengan kegiatan bakti lingkungan di Taman Makam Pahlawan. Kegiatan diawali dengan upacara yang berlangsung khidmat diikuti oleh seluruh warga madrasah, dengan petugas upacara berasal dari Tim Paskibraka MTsN 3 Malang yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi siswa.
Dalam sambutannya sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 3 Malang, menyampaikan bahwa Hari Pahlawan bukan hanya peringatan historis, tetapi momentum untuk meneladani nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Hj. Warsi menyampaikan bahwa terdapat tiga teladan utama dari para pahlawan yang dapat kita warisi. “Pertama, kesabaran para pahlawan dalam berjuang. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar membangun kekuatan bersama. Di madrasah, kesabaran ini dapat diwujudkan dalam ketekunan belajar, ketertiban dalam mengikuti kegiatan, dan kesungguhan dalam berproses.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Di lingkungan MTsN 3 Malang, ini dapat diwujudkan dengan mengutamakan kecemerlangan madrasah, menjaga nama baik, serta saling mendukung dalam membangun prestasi bersama. Ketiga, para pahlawan memiliki pandangan jauh ke depan. Mereka berjuang untuk masa depan, bukan untuk kepentingan sesaat. Maka, setiap langkah belajar kita hari ini adalah investasi untuk masa depan diri, masyarakat, dan bangsa,” jelas Hj. Warsi.
Lebih lanjut, Kepala MTsN 3 Malang menekankan bahwa perjuangan di era sekarang sudah berubah bentuk. “Perjuangan hari ini bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Hari ini, kita bersyukur sekaligus berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, melalui prestasi, akhlak, dan kontribusi nyata,” ungkapnya penuh khidmat.

Setelah upacara, seluruh peserta bergerak menuju Taman Makam Pahlawan untuk melaksanakan bersih-bersih area makam, pembacaan doa, dan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa. Melalui kegiatan tersebut, Hj. Warsi berharap tumbuh kesadaran bahwa kemerdekaan dan kenyamanan belajar yang mereka rasakan hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang para pahlawan yang berkorban tanpa mengharapkan imbalan, dan menghargai jasa pahlawan bukan hanya dilakukan setiap hari pahlawan, tetapi diwujudkan dalam sikap disiplin, semangat belajar, serta kontribusi positif dalam mencemerlangkan madrasah dan negeri.






