Lawang (MTsN 3 Malang) – Bangga dan haru mendampingi, MTsN 3 Malang kembali mengangkat nama baik madrasah lewat prestasi gemilang di Kejuaraan Nasional Karate Piala KONI Pusat 2025. Tanggal 6 September 2025, tiga murid berbakat merebut medali tertinggi di kategori Kumite dan Kata, memperlihatkan dedikasi, latihan keras, dan cinta terhadap olahraga sebagai bagian dari karakter kebangsaan.
Adalah Rasya Athaya Surya Pranata (7B) yang keluar sebagai Juara 1 Kumite Perorangan –63 kg SMP Putra, dan Faris Ahmad Zhafran (9F) yang menyabet Juara 1 Kumite Perorangan +63 kg SMP Putra. Sementara Rezky Aditya Bakti (9E) meraih Juara 2 Kata Perorangan SMP Putra. Ketiganya menunjukkan bahwa MTsN 3 Malang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat di bidang olahraga bela diri.
Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, M.Pd, menyampaikan apresiasi luar biasa terhadap prestasi ini. Menurutnya, keberhasilan Rasya, Faris, dan Rezky adalah buah dari budaya cinta ilmu dan cinta diri yang ditanamkan melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). “Olahraga seperti karate menjadi sarana melatih disiplin, keberanian, dan rasa tanggung jawab. Semua nilai itu adalah bagian dari KBC, bagaimana murid tidak hanya cerdas di kepala, tetapi juga kuat hati dan tubuh,” ujarnya.
Hj. Warsi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru pembina, pelatih, orang tua, dan pendukung lainnya atas kerja keras dan dukungan yang tiada henti. “Prestasi ini adalah milik kita bersama, yaitu madrasah, guru, murid, dan keluarga besar MTsN 3 Malang. Semoga ke depan semakin banyak murid yang berani tampil di tingkat nasional dan menjaga prestasi dengan hati yang penuh cinta,” katanya dengan penuh motivasi.
Dengan kemenangan ini, harapan besar disematkan agar kejuaraan-kejuaraan berikutnya semakin membentuk karakter murid yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga beretika, empatik, dan menunjukkan cinta tanah air melalui prestasi. MTsN 3 Malang optimis bahwa semangat KBC terus membimbing langkah murid untuk mengukir nama di kancah nasional.






