Lawang (MTsN 3 Malang). Kegiatan yang diikuti oleh 38 Kabupaten/Kota bertemakan Festival Seni dan UKS Madrasah di selenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, MTsN 3 Malang mendapatkan amanah untuk mewakili Kabupaten Malang sebagai salah satu peserta dalam cabang festival yang dilombakan dan mampu mempersembahkan juara bagi instansinya.
Kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober – 2 November berkonsep perkemahan sesuai yang terdapat pada materi Pramuka, Nur Cholis yang berkesempatan sebagai pendamping pada kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa setidaknya terdapat tiga cabang lomba yang diikuti oleh sepuluh peserta didik perwakilan dari MTsN 3 Malang, antara lain Mading 3 dimensi, musik patrol, dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Pada cabang musik patrol MTsN 3 Malang mampu meraih juara 3 dan menyisihkan beberapa perwakilan dari kab/kota yang lain, apabila melihat data perolehan juara cabang lomba tersebut merupakan perolehan pertama bagi MTsN 3 Malang, awal yang baik untuk cabang lomba baru bagi kami ungkap Waka kesiswaan.

Pada tempat terpisah Warsi selaku Kepala Madrasah mengucapkan terimakasih untuk pelatih, pendamping dan peserta, perolehan tersebut sangat menggembirakan dengan minimnya waktu karenae padatnya kegiatan akademik madrasah kami bisa2 bersaing untuk tingkat Jawa Timur, selain waktu kendala yang lain juga terkait dengan terbatasnya peralatan musik tradisional yang kami miliki, namun kami yakin beberapa kendala tersebut tidak akan menjadikan kami pesimis, karena kami memiliki modal utama yaitu sumber daya manusia yang handal dan memiliki komitmen untuk menjadi juara, hal tersebutlah yang selalu memberikan semangat setiap kali mengikuti perlombaan maupun olimpiade, ungkap Warsi.
Pelatih musik patrol MTsN 3 Malang menambahkan bahwa sempat ada kekhawatiran bagi kami apabila tidak bisa memberikan yang terbaik, karena kami menyadari bahwa masih banyak beberapa kekurangan yang kami miliki, bahkan kami sempat berpikir hanya untuk berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut ketika kami memetakan penampilan panggung dari daerah lain yang bisa dikatakan sebagai basis dan pusatnya kesenian musik patrol, namun motivasi yang diberikan oleh kepala madrasah dan teman-teman Bapak/Ibu Guru mampu menambah semangat dan optimisme untuk meraih hasil maksimal, ungkap Dimas Ramadhan. (Abft)






