Lawang (MTsN 3 Malang) – 19 September 2024, Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kependudukan di kalangan pelajar, Organisasi Daerah Pemberdayaan Keluarga Berencana (ODP KB) Kabupaten Jember bersama jajaran guru dari tingkat SD, SMP, SMS dan Madrasah mengadakan kegiatan studi tiru pembelajaran program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di MTsN 3 Malang pada Kamis,19 September 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan serta tim dari ODP KB Jember di dampingi oleh Tim dari BKKBN Kab Malang, yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam menerapkan program SSK. Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat lebih memahami isu-isu kependudukan, pentingnya perencanaan keluarga, serta perlindungan anak.
Acara dibuka dengan penjelasan sekaligus sambutan dari Kepala MTsN 3 Malang Dra Warsi M.Pd, yang sangat senang dapat menerima kunjungan dan berkolaborasi dengan ODP KB Jember dalam kegiatan ini. Melalui pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, siswa akan lebih mudah memahami pentingnya isu kependudukan. Warsi juga menjelaskan secara runtut mengenai penerapan SSK di MTsN 3 Malang.
Sambutan selanjutnya perwakilan dari ODP KB Kab Jember Edi Sutrisno, SM.,MSi mengenai maksud dan tujuan Studi Tiru di MTsN 3 Malang. Dalam sambutannya , “Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kependudukan kepada generasi muda. Kami percaya bahwa dengan pengetahuan yang tepat, siswa dapat berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.”

Acara selanjutnya tampilan Jargon, penjelasan maket yang bertemakan Penjegahan Pernikahan Anak dan beberapa lagu oleh kader-kader SSK MTsN 3 Malang. Kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab di mana peserta dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Suasana antusiasme terlihat jelas, menunjukkan ketertarikan para peserta terhadap topik yang dibahas.
Kegiatan studi tiru pembelajaran ini diharapkan dapat menginspirasi para guru untuk terus mengedukasi siswa tentang kependudukan, sehingga pemahaman ini dapat diteruskan dan diterapkan di lingkungan masing-masing. Acara ditutup dengan pengambilan dokumentasi dan dilanjutkan Matsaneti Tour, diantaranya berkunjung ke ruang pojok kependudukan, kelas digital, ruang BK dan ruang UKS sekaligus ruang Posyandu Remaja SSK MTsN 3 Malang(ros)






