Dalam rangka memberikan sinergi pendidikan karakter, MTsN 3 Malang menyelenggarakan Seminar Parenting dengan tema ‘Building Childrens Character at Home‘. Selain kegiatan Parenting pada pagi tersebut juga disampaikan sosialisai program akademik madrasah tahun pelajaran 2018-2019, secara umum kegiatan tersebut bertujuan menjalin silahturahmi dan komunikasi kembali kepada para wali murid dalam memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) pada semester baru, karena peran pendidikan dalam keluarga akan mendukung keberhasilan pendidikan yang peserta didik dalam madrasah.

Bertempat di aula MTsN 3 Malang Kamis (02/08) dan dihadiri oleh wali murid dari peserta didik kelas 8 (delapan) dan 9 (sembilan), seminar Parenting tersebut terselenggara atas kerjasama dengan Bimbingan Belajar Airlangga, Kamad MTsN 3 Malang dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa madrasah sangat berkerja keras dan bersungguh-sungguh memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta didik. Oleh karena itu sebagai wujud pelayanan, madrasah menyediakan berbagai program, ada fighter, starlight, latun, pondok UN, dan beberapa program lainnya, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan prestasi peserta didik, ungkap Warsi.

Memasuki agenda utama yaitu kegiatan parenting, Riza Rausi Shafar selaku pematari menyampaikan Pendidikan karakter anak dimulai dari rumah, oleh karena itu orangtua sebagai teladan bagi anak diharapkan memberikan contoh hal-hal yang baik kepada anaknya. Ciri2 generasi zaman now atau disebut dengan Generasi Y adalah cenderung ingin menjadi pusat perhatian, suka yang instan, pemalas dan acuh. Riza menjelaskan tantangan anak-anak zaman sekarang yang antara lain di bidang mental dan intelektual, disitulah peran orang tua diharapkan bisa membekali anak dengan 5 hal : Kuat fisik, kuat intelektual, kuat karakter, kuat finansial, dan kuat spritual. Selanjutnya Riza memberikan tips dalam mendidik dalam hal terkecil di lingkungan rumah, yaitu dengan menerapkan peraturan 3 minutes rule di rumah, yaitu segala hal yang bisa dilakukan kurang dari 3 menit jangan pernah ditunda, sebagai contoh mencuci piring, menggosok gigi dan berwudhu sebelum tidur. Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab dari para wali murid yang antusias dan ditutup dengan doa yang disampaikan oleh perwakilan wali murid. (MM/Abft)






