Lawang (MTsN 3 Malang) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, MTsN 3 Malang menggelar kegiatan bakti sosial berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) serta penanaman pohon, yang dilaksanakan pada Rabu (23/07). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara MTsN 3 Malang, PKM Lawang, serta Posyandu Remaja Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MTsN 3 Malang.
Kepala MTsN 3 Malang menjelaskan bahwa HAN 2025 mengusung tema nasional “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, serta tagline inspiratif “Anak Indonesia Bersaudara”, peringatan HAN di MTsN 3 Malang tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata yang berfokus pada pemenuhan hak serta perlindungan terhadap anak-anak. Hal ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam menghadirkan lingkungan yang sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara holistik, jelas Hj. Warsi.

Hj. Warsi, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. “Melalui pemeriksaan kesehatan dan penanaman pohon, kita menanamkan Hubbunnafs (cinta kepada diri sendiri) dan Hubbulbi’ah (cinta lingkungan) kepada seluruh peserta didik. Karena sejatinya, mencintai diri dan menjaga bumi adalah bentuk ibadah yang diajarkan dalam Islam, dan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak-anak kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hj. Warsi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi refleksi konkret dari madrasah ramah anak dan sehat paripurna, di mana madrasah berupaya menyediakan akses kesehatan dasar yang mudah dijangkau oleh peserta didik, sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Penanaman pohon menjadi simbol harapan agar anak-anak tumbuh bersama nilai-nilai cinta, tanggung jawab, dan keberlanjutan.
Terakhir, kepala MTsN 3 Malang berharap, kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan dan penanaman pohon ini tidak hanya menjadi simbolis, tetapi juga mengakar dalam kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga diri dan lingkungan, semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari kontribusi nyata madrasah dalam mencetak anak-anak hebat menuju Indonesia Emas 2045.






