MALANG — MTsN 3 Malang kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Madrasah yang mewakili Provinsi Jawa Timur ini berhasil meraih Juara 1 Nasional kategori Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA) Kluster A dalam ajang Apresiasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen madrasah dalam memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendampingan, serta pembentukan karakter anak melalui sinergi antara keluarga dan sekolah.
Kepastian kemenangan tersebut tertuang dalam surat resmi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nomor 3238/PK.02.02/F2/2026, tertanggal 23 Oktober 2026, perihal Pemberitahuan Pemenang Apresiasi GATI Tahun 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Bina Ketahanan Remaja, Irma Ardiana. Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, MTsN 3 Malang menempati posisi pertama pada kategori SEBAYA Kluster A, disusul UPT. SPF SMP Negeri 1 Sunggal dari Sumatera Utara sebagai Juara 2 dan SD Negeri 24 Salemba dari Sulawesi Selatan sebagai Juara 3.

Pencapaian ini diraih setelah MTsN 3 Malang melewati tahapan seleksi yang dilaksanakan pada 19–22 Oktober 2026. Berdasarkan surat pemberitahuan resmi, proses penilaian meliputi seleksi profil, wawancara, dan pendalaman praktik baik yang telah dilaksanakan oleh para peserta. Hasil penilaian dan pertimbangan dewan juri kemudian menjadi dasar penetapan para pemenang pada masing-masing kategori dan kluster.
Ajang Apresiasi GATI 2026 merupakan bentuk penghargaan terhadap berbagai praktik baik dalam mendorong keterlibatan ayah pada pengasuhan dan pendampingan anak. Melalui kategori Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA), lingkungan pendidikan menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun kolaborasi antara ayah, anak, dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Keberhasilan MTsN 3 Malang meraih Juara 1 Nasional menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga, khususnya peran ayah, merupakan bagian penting dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesehatan emosional murid.

Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, menyambut baik pencapaian tersebut. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan program pendidikan yang melibatkan keluarga secara aktif.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas prestasi MTsN 3 Malang yang berhasil meraih Juara 1 Nasional kategori SEBAYA Kluster A pada Apresiasi GATI Tahun 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang tidak hanya berlangsung di madrasah, tetapi juga diperkuat melalui peran keluarga, terutama ayah, dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ujar Hj. Warsi.
Beliau juga menegaskan bahwa keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak, menanamkan nilai-nilai positif, serta memberikan dukungan terhadap proses belajar dan perkembangan karakter murid.
“Harapan kami, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus memperkuat kolaborasi antara madrasah dan orang tua. Kehadiran dan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sangat berarti. Anak membutuhkan dukungan, perhatian, keteladanan, dan komunikasi yang baik dari keluarga agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Kemenangan dalam Apresiasi GATI 2026 diharapkan menjadi momentum bagi MTsN 3 Malang untuk mempertahankan kualitas program SEBAYA sekaligus mengembangkan praktik-praktik baik yang dapat menginspirasi satuan pendidikan lainnya. Sebagaimana disampaikan dalam surat resmi pemberitahuan pemenang, capaian Apresiasi GATI diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan praktik baik, memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendampingan anak, serta menginspirasi replikasi dan perluasan Gerakan Ayah Teladan Indonesia di berbagai wilayah.
Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen MTsN 3 Malang untuk menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada perkembangan murid secara utuh. Melalui sinergi antara madrasah dan keluarga, khususnya keterlibatan ayah, diharapkan lahir generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(ssk)