Malang (MTsN 3 Malang) – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam membentengi peserta didik dari pengaruh negatif zat berbahaya, MTs Negeri 3 Malang menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan bertajuk “Generasi Keren Tanpa Asap dan Miras: Remaja Sehat Hari Ini, Ayah Teladan Masa Depan”, Jumat (09/10/2026). Kegiatan edukatif ini berlangsung dengan penuh antusias di Aula Ma’had Putri MTsN 3 Malang dan diikuti oleh perwakilan murid putra kelas 7 dan 8. Sosialisasi ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman yang utuh mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan moral demi menyongsong masa depan yang cemerlang.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, Nur Azizah, selaku Kepala Unit Kesehatan Madrasah (UKM) MTsN 3 Malang. Dalam pemaparannya, beliau mengupas secara mendalam bahaya rokok, vape, dan minuman keras bagi organ tubuh yang sedang berkembang di usia remaja. Nur Azizah menekankan bahwa keputusan untuk hidup bersih dan bebas dari zat adiktif saat ini merupakan langkah awal dalam membentuk pribadi yang kuat, mandiri, dan bertanggung jawab. “Menjadi remaja yang sehat dan keren itu bukan tentang mengikuti tren yang merusak, melainkan tentang keberanian untuk menolak ajakan berbahaya demi masa depan diri sendiri dan keluarga kelak,” tegas Nur Azizah di hadapan peserta.

Kegiatan sosialisasi ini diselaraskan secara erat dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi ruh pendidikan karakter di MTsN 3 Malang. Menanggapi agenda penting ini, Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, menjelaskan bahwa upaya pencegahan bahaya rokok dan miras merupakan wujud nyata penanaman nilai cinta kepada diri sendiri serta cinta kepada sesama.

“Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan kita untuk menyayangi dan menjaga raga serta jiwa sebagai amanah utama dari Allah SWT. Dengan menjauhi rokok dan miras, para murid sedang membuktikan rasa cintanya pada diri sendiri dan orang tua yang mengasihi mereka,” tutur Hj. Warsi. Beliau menambahkan bahwa pembentukan karakter remaja sehat hari ini adalah investasi jangka panjang. “Murid yang mampu menjaga kehormatan dan hatinya dari perbuatan merusak akan tumbuh menjadi sosok pemimpin, masyarakat, serta ayah teladan yang siap membawa keberkahan bagi keluarga dan bangsa.”

Suasana di Aula Ma’had Putri berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta kelas 7 dan 8 tampak menyimak materi dengan cermat serta aktif mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi. Melalui simulasi dan dialog terbuka, para murid diajak untuk memahami cara mengatasi tekanan kawan sebaya serta membangun gaya hidup positif di lingkungan sekolah maupun rumah.

Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, Humas MTsN 3 Malang berharap seluruh peserta didik dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pengaruh positif di lingkungan sekitarnya. Pihak madrasah dan orang tua murid diharapkan dapat terus bersinergi dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak, sehingga lahir generasi unggul yang cerdas secara intelektual, sehat secara fisik, serta berakhlaqul karimah sesuai dengan landasan Kurikulum Berbasis Cinta. (dms)

INFO MADRASAH

Tinggalkan Komentar

Bagikan tanggapan Anda dengan bahasa yang baik dan relevan dengan isi artikel.